• Selasa, 31 Januari 2023

Kemenhub Perkuat Keamanan Siber Penerbangan Dengan Cyber Security in Aviation Conference

- Jumat, 2 Desember 2022 | 13:13 WIB
diskusi memperkuat keamanan siber penerbangan Indonesia
diskusi memperkuat keamanan siber penerbangan Indonesia

 

 

SUARAKARYA.ID:  Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara bekerjasama dengan the Australian Department of Home Affairs' Cyber and Infrastructure Security Centre (CISC) dan the US Transportation Security Administration (TSA) menyelenggarakan Konferensi Aviasi dengan tema Cyber Security in Aviation Conference yang dihelat pada tanggal 1-2 Desember di Hotel Padma Legian, Bali.

Konferensi ini tidak hanya melibatkan Indonesia dan Australia, namun dihadiri juga oleh wakil dari ICAO, US TSA, ACI, IATA serta stakeholders keamanan siber lainnya yang diharapkan dapat berkontribusi sehingga membawa dampak positif untuk masa depan industri penerbangan global.

Konferensi dibiayai pemerintah Australia dengan menghadirkan pembicara dari Indonesia, Australia, Amerika Serikat, International Civil Aviation Organization (ICAO), Airport Council International (ACI), International Air Transport Association (IATA) dan Badan Siber Sandi Negara (BSSN), serta stakeholders  keamanan siber baik domestik maupun internasional.

Baca Juga: Ditjen Hubud Luncurkan IAS - CSIRT Guna Antisipasi Insiden Siber di Sektor Penerbangan

Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nur Isnin Istiartono, Kamis (1/12/2022) membuka dan memberikan opening remarks tentang bahaya keamanan siber di bidang penerbangan. Nur Isnin mengatakan semakin berkembangnya era digital, resiko ancaman siber juga beragam dan dapat mempengaruhi tak hanya keamanan tetapi juga keselamatan penerbangan sipil. Oleh karenanya, diperlukan persiapan dan mitigasi yang siap dan baik.

“Kejahatan siber ini lebih sulit dan rumit untuk ditelusuri asal usulnya, sehingga demi keamanan dan keselamatan penerbangan sipil, perlu adanya kerja sama dan kolaborasi yang intens dengan ICAO dan stakeholders keamanan siber terkait lainnya untuk mengimplementasikan strategi keamanan siber,” katanya.

Indonesia sendiri telah melakukan regulasi terkait keamanan siber sejak tahun 2017 di Program Keamanan Penerbangan Sipil Nasional yang terus berkembang dan diperbarui untuk implementasi keamanan siber dengan mengacu pada internasional standar.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Stabilkan Harga Beras, Bulog NTB Gelar SPHP

Senin, 30 Januari 2023 | 12:40 WIB
X