Amankan Pasokan ke Kawasan Industri Sidoarjo, PLN Lakukan Perbaikan Tanpa Padam

- Rabu, 30 November 2022 | 15:26 WIB
Petugas PLN saat melakukan perbaikan GI Buduran
Petugas PLN saat melakukan perbaikan GI Buduran

 

SUARAKARYA.ID: PT PLN (Persero) terus berupaya menjaga keandalan dan kontinuitas dalam penyaluran energi listrik. Kali ini, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Surabaya merampungkan pekerjaan perbaikan anomali hotspot di Gardu Induk (GI) Buduran.

Menurut General Manager PLN UIT JBM, Didik F Dakhlan, upaya itu dilakukan sebagai upaya mempertahankan keandalan sistem dan menjaga kontinuitas penyaluran energi listrik. "GI Buduran merupakan Gardu Induk yang menyuplai listrik untuk wilayah Sidoarjo dan sekitarnya," ujarnya, Rabu (30/11/2022).

GI milik PLN ini menyuplai dua kawasan industri di Sidoarjo Rangkah Industrial Estate (SIRIE) yang memiliki kurang lebih 50 Jumlah Tenant dengan daya listrik 60 MVA dan Safe N Lock Eco Industrial Park (SNLEIP) yang memiliki 296 Jumlah Tenant dengan daya listrik 60 MVA.

Baca Juga: PLN Jatim Target Listriki 15.552 Keluarga Tidak Mampu, Paling Lambat 17 Agustus 2022

BUMN ini berupaya agar pelanggan prioritas PLN di Sidoarjo yang disuplai listriknya dari GI Buduran ini tidak terganggu. Caranya dengan terus meningkatkan keandalan sistem kelistrikan.

Didik menjelaskan bahwa pekerjaan perbaikan di GI Buduran diselesaikan dalam 3 hari sejak awal dimulainya pada awal pekan lalu (21/11). GI Buduran yang menjadi backbone pada sistem kelistrikan (Waru - Buduran - Sidoarjo) yang memiliki tegangan 150 kV.

Delapan personel Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) dikerahkan dalam penyelesaian pekerjaan, sehingga dalam pelaksanaannya, PLN tidak perlu memadamkan aliran listrik ke pelanggan. "Sekecil apapun yang berpotensi terjadinya gangguan penyaluran listrik, kami langsung lakukan pembenahan," ujarnya.

Baca Juga: Lirik Lagu Satru 2 'Nek kangen ngomong kangen, rasah tukaran ae' by Denny Caknan feat Happy Asmara

Petugas PLN akan terus melaksanakan pemantauan thermovisi secara berkala ke titik yang berpotensi terjadi anomali hotspot dan akan selalu melakukan penanganan secara cepat dan tepat sasaran sehingga keandalan dan kontuinitas penyaluran listrik ke pelanggan tetap terjaga.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Stabilkan Harga Beras, Bulog NTB Gelar SPHP

Senin, 30 Januari 2023 | 12:40 WIB

INPP Optimis Pendapatan Perseroan Tumbuh 20-25 Persen

Jumat, 27 Januari 2023 | 09:18 WIB
X