Menhub Cek Progres Pembangunan Jalur Ganda Kereta Api di Solo

- Minggu, 27 November 2022 | 20:25 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi pastikan pembangunan jalur ganda kereta api berjalan lancar di Solo
Menhub Budi Karya Sumadi pastikan pembangunan jalur ganda kereta api berjalan lancar di Solo

 

 

SUARAKARYA.ID: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Sabtu (26/11/2022), meninjau proyek pembangunan rel ganda (double track) KA Solo - Semarang fase 1 segmen Solo Balapan - Kalioso sepanjang 10 kilometer spoor (Km'sp) untuk memastikan progress pembangunan berjalan lancar.

Dari 10 Km’sp, sepanjang 1,8 Km’sp dibangun rel kereta api layang (elevated), di atas 7 (tujuh) simpang perlintasan sebidang di Simpang Joglo, Solo yang terkenal dengan kemacetannya. Dengan dibangunnya rel layang ini diharapkan dapat mengatasi kemacetan yang selama ini terjadi

“Simpang Joglo adalah urat nadi pergerakan dari Jakarta melalui Solo ke Surabaya,” kata Budi Karya Sumadi di lokasi proyek pembangunan Jalur Ganda KA Solo Balapan – Kadipiro – Kalioso di Viaduk Gilingan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (26/11/2022).

Per Agustus 2022, pembangunan rel ganda kereta api Solo Balapan – Kadipiro – Kalioso telah memasuki tahap dua, yakni pengerjaan substructure jembatan dengan rangka baja (pondasi dan tiang penyangga jembatan utama sepanjang 270 meter). Pengerjaan akan memakan waktu enam bulan mulai Agustus 2022 hingga Februari 2023. Adapun progres pekerjaan tahap dua per 25 November 2022 mencapai 38,52 persen.

Baca Juga: Waktu Perjalanan KA Jadi Lebih Singkat Berkat Jalur Ganda

Selanjutnya, pada tahap tiga akan dilakukan pembangunan berupa erection bentang rangka baja direncanakan mulai dikerjakan pada bulan Februari hingga Juli 2023 dan dilanjutkan dengan erection bentang utama pada Agustus hingga Oktober 2023.

Selain itu juga dilakukan pembangunan Viaduk Gilingan di Jl. Ahmad Yani, Solo yang dilakukan Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang menyebabkan akan dilakukannya penutupan sementara. Pekerjaan ini akan meningkatkan batas ketinggian maksimal kendaraan yang melintas dari yang semula hanya 3,7 meter menjadi 4,2 meter.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Stabilkan Harga Beras, Bulog NTB Gelar SPHP

Senin, 30 Januari 2023 | 12:40 WIB

INPP Optimis Pendapatan Perseroan Tumbuh 20-25 Persen

Jumat, 27 Januari 2023 | 09:18 WIB
X