• Jumat, 9 Desember 2022

Penyidik Penerbangan Sipil Ditjen Perhubungan Udara Peroleh Penghargaan Bareskrim Polri

- Kamis, 24 November 2022 | 20:37 WIB
PPNS Ditjen Hubud Kemenhub memperoleh penghargaan dari Mabes Polri
PPNS Ditjen Hubud Kemenhub memperoleh penghargaan dari Mabes Polri

 

 

SUARAKARYA.ID: Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara (Hubud) Kementerian Perhubungan (Kemenhub)  melalui Direktur Keamanan Penerbangan menerima penghargaan dari Kepala Badan Reserse Kriminal Polri atas peran aktif Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dalam melaksanakan penegakan hukum, koordinasi dan sinergitas dengan Penyidik Polri yang juga mengemban fungsi koordinasi dan pengawasan (Korwas).

Penghargaan diserahkan oleh Waka Bareskrim Polri Irjen Pol Asep Edi Suheri SIK MSi dalam Rakor bersama dengan penyidik Polri pengemban fungsi Korwas dengan PPNS Kementerian/Lembaga/Badan dengan tema “Penguatan Penyidikan oleh PPNS melalui Transformasi Penyidik Polri Pengemban Fungsi korwasbin PPNS yang presisi guna Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional” di Aula Bareskrim Polri (24/11/2022) Jakarta.

Plt Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nur Isnin Istiartono ditemui di Kementerian Perhubungan mengatakan, penghargaan yang diterima merupakan bukti komitmen dan kerja sama antara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dengan Polri dalam upaya penegakan hukum di bidang penerbangan.

Baca Juga: Profesionalisme PPNS Turut Mendorong Pembangunan Kesejahteraan Sosial

Nur Isnin menambahkan tidak ada toleransi dan kelonggaran bagi pihak-pihak yang membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memiliki komitmen dan konsistensi dalam mengawal dan mengawasi pelaksanaan operasional penerbangan agar tetap berjalan selamat, aman dan nyaman.

Sejalan dengan itu, Direktur Keamanan Penerbangan, F Budi Prayitno menjelaskan bahwa Penyidik Penerbangan Sipil telah bekerja keras dalam menangani perkara pidana yang terjadi dalam penyelenggaraan penerbangan serta dalam melaksanakan upaya pencegahan guna meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap ketentuan yang berlaku di penerbangan. 

“Untuk itu jika ditemukenali bentuk-bentuk pelanggaran yang dapat membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan seperti yang diamanahkan oleh UU No.1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, maka kami siap mendukung penegakan hukum tanpa terkecuali, agar timbul efek jera bagi masyarakat dan sadar akan bahaya yang ditimbulkan,” ujar Budi Prayitno.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Top Lombok Timur, Miliki Samsat Perijinan Kapal Ikan

Jumat, 9 Desember 2022 | 08:46 WIB

SIG Raih Penghargaan BUMN Berprestasi

Kamis, 8 Desember 2022 | 20:34 WIB
X