• Selasa, 7 Februari 2023

PLN Bentuk Unit Khusus Divisi Energy Transition and Sustainability, Ini Bukti Serius Tangani Transisi Energi

- Sabtu, 12 November 2022 | 21:25 WIB
Foto ilustrasi: Humas PLN
Foto ilustrasi: Humas PLN

SUARAKARYA.ID: PT PLN (Persero) menunjukkan keseriusannya dalam melakukan transisi energi di sektor ketenagalistrikan. PLN mengembangkan kapasitas teknis dan sumber daya manusia dengan membentuk organisasi khusus yaitu Divisi Energy Transition and Sustainability. Divisi ini merupakan kebijakan strategis korporat dalam mengelola secara menyeluruh upaya penurunan emisi karbon di semua proses bisnis PLN.

“Unit ini diawasi langsung oleh Direksi dan mempunyai tanggung jawab untuk mengembangkan strategi dan melacak pelaksanaan inisiatif transisi energi,” tutur Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto.

Di sela forum COP27, Jumat (11/11) diwakili oleh Executive Vice President Energy Transition and Sustainibility, Kamia Handayani menjelaskan untuk mendukung kebijakan strategis dalam menghadapi perubahan iklim, Direksi PLN juga berinisiatif mengeluarkan BOD Directive.

Baca Juga: Menko Luhut Resmikan PLTS Terapung Milik PLN di Nusa Dua Bali untuk Dukung Keandalan Pasokan Listrik KTT G20

Kebijakan internal tersebut terdiri dari enam bidang utama yakni, proyeksi dan inventarisasi emisi gas rumah kaca, aksi mitigasi dan adaptasi, pemanfaatan pembiayaan iklim dan penetapan harga karbon, penyediaan anggaran untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, peningkatan kapasitas, pemantauan dan evaluasi, hingga pengembangan kapasitas pegawai.

Kamia menyampaikan, berkenaan dengan pengembangan kemampuan dan teknologi, PLN optimistis bahwa untuk dapat memanfaatkan peluang transisi energi, perseroan perlu mengembangkan keahlian baru dan kompetensi inti baru.

PLN juga mengelola risiko transisi energi dan mengintegrasikannya ke dalam manajemen risiko korporat,” ujar Kamia.

Baca Juga: PLN Libatkan Laboratorium EBT di Amerika Terkait Pengembangan Teknologi Untuk Transisi Energi

PLN telah mengidentifikasi kebutuhan peningkatan kemampuan dan mengembangkan peta jalan peningkatan kapasitas untuk transisi energi. Peta jalan ini melibatkan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KemenPUPR Tangani Kerusakan Bendung Oesao, Kupang

Senin, 6 Februari 2023 | 06:11 WIB

Pemerintah Siap Gelar Kick Off Meeting WWF ke 10

Sabtu, 4 Februari 2023 | 22:07 WIB

SBI Tuban Raih Penghargaan

Sabtu, 4 Februari 2023 | 21:16 WIB

Kerja Keras BRI Tuai Kesuksesan

Sabtu, 4 Februari 2023 | 19:16 WIB

KPLP Butuh Peningkatan Sarana dan Prasarana

Sabtu, 4 Februari 2023 | 16:59 WIB
X