• Selasa, 7 Februari 2023

Pertambahan Kendaraan Bermotor Berkontribusi Naikan Angka Kecelakaan di Jalan

- Jumat, 4 November 2022 | 14:43 WIB
pertambahan jumlah kendaraan bermotor ternyata sejalan dengan naiknya angka kecelakaan
pertambahan jumlah kendaraan bermotor ternyata sejalan dengan naiknya angka kecelakaan

 

SUARAKARYA.ID: Pertumbuhan ekonomi yang dicirikan dengan perkembangan infrastruktur termasuk pertambahan panjang jalan, pertambahan jumlah kendaraan bermotor, pertambahan frekuensi mobilitas masyarakat di satu sisi. Di sisi lain turut berkontribusi terhadap resiko terjadinya kecelakaan di jalan.

 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan pada tahun 2030 akan ada 3,6 juta orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. “Makin panjang jalan itu dibangun, makin tumbuh kemampuan ekonomi masyarakat untuk membeli kendaraan bermotor, maka hal ini berkorelasi dengan meningkatnya angka kecelakaan,” kata Dirjen Hendro.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Hendro Sugiatno mengatakan hal itu pada Seminar Nasional Masyarakat Transportasi Indonesia di Yogyakarta, Kamis (3/11/2022), dalam paparannya berjudul Agenda Keselamatan Jalan Menuju Indonesia Emas 2045.

“Dukungan dari berbagai pihak merupakan kunci terwujudnya keselamatan jalan, sehingga diharapkan adanya kolaborasi bersama untuk menurunkan angka kecelakaan di Indonesia.” katanya mengingatkan bahwa keselamatan jalan adalah tanggung jawab bersama.

Hendro mengatakan setiap angka pada data kecelakaan berkaitan dengan nyawa manusia, secara sosial amat jarang dibahas atau dianggap sebagai sesuatu yang biasa sebagai konsekuensi atau resiko berlalu lintas.

Baca Juga: Korban Meninggal Dalam Laka Lantas Ops Ketupat 2019 Turun 59 Persen

Menurutnya, apapun alasannya korban kecelakaan merupakan masalah kemanusiaan yang harus diperjuangkan untuk dapat diminimalisir sekecil mungkin. “Dalam program road safety, perjuangan mencapai zero accident memang boleh dikatakan tidak mungkin, namun di balik semua itu spirit menyelamatkan manusia sebagai aset utama bangsa dan spirit kemanusiaan inilah yang pertama dan utama,” ujarnya.

Korban kecelakaan akan mengalami sesuatu yang kontra produktif dari kehilangan waktu hingga kehilangan nyawa. “Bukan hal mudah membangun road safety (lalu lintas yang aman selamat tertib dan lancar), karena memerlukan political will yang kuat, komitmen, sinergitas dan konsistensi dalam mencapainya,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KemenPUPR Tangani Kerusakan Bendung Oesao, Kupang

Senin, 6 Februari 2023 | 06:11 WIB

Pemerintah Siap Gelar Kick Off Meeting WWF ke 10

Sabtu, 4 Februari 2023 | 22:07 WIB

SBI Tuban Raih Penghargaan

Sabtu, 4 Februari 2023 | 21:16 WIB

Kerja Keras BRI Tuai Kesuksesan

Sabtu, 4 Februari 2023 | 19:16 WIB

KPLP Butuh Peningkatan Sarana dan Prasarana

Sabtu, 4 Februari 2023 | 16:59 WIB
X