• Selasa, 7 Februari 2023

Menhub Minta INACA Bersinergi Percepat Pemulihan Industri Penerbangan

- Kamis, 27 Oktober 2022 | 17:35 WIB
pesawat Garuda Indonesia
pesawat Garuda Indonesia

 

SUARAKARYA.ID: Dampak pandemi Covid-19 terhadap industri penerbangan masih belum lenyap hingga kini. Karena itu, Menteri Perhubungan (Menhb) Budi Karya Sumadi meminta kepada para pengurus Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia atau Indonesia National Air Carriers Association (INACA) untuk bersinergi bersama mempercepat pemulihan penerbangan nasional setelah terdampak pandemi Covid-19 bahkan sempat tiarap.

“Saya berharap ketua dan pengurus INACA terpilih dapat bersinergi mencari solusi terbaik dalam upaya mempercepat pemulihan industri penerbangan,” ujar Menhub saat membuka Rapat Umum Anggota dan Pemilihan Kepengurusan INACA 2022-2025 dengan tema “Recover Stronger Grow Faster” secara daring, Kamis (27/10/2022).

Budi Karya Sumadi menyampaikan sejumlah pesan kepada para pengurus INACA terpilih. Di antaranya yaitu, meminta seluruh maskapai menjaga dan meningkatkan ketepatan waktu atau on time performance (OTP). 

Beberapa cara untuk menjaga OTP yaitu dengan meminimalkan faktor-faktor keterlambatan suatu penerbangan baik manajemen seperti personel, kelengkapan fasilitas, serta faktor teknis operasional yang membutuhkan koordinasi dengan pihak terkait seperti pengelolaan bandara dan navigasi.

Baca Juga: Presiden Dewan ICAO Apresiasi Komitmen Pemulihan Industri Penerbangan Pasca Pandemi di Indonesia

“Data September 2022 menunjukan, seluruh maskapai anggota INACA mencapai angka OTP sebesar 76,79 persen. Jumlah tersebut naik dari tahun sebelumnya pada 2021 yaitu sebesar 75,31 persen,” ungkapnya.

Selanjutnya Menhub meminta INACA untuk memperhatikan keterbatasan jumlah armada yang menjadi salah satu masalah yang dihadapi maskapai akibat pandemi, yang menyebabkan ketidakseimbangan antara supply (ketersediaan armada pesawat) dan demand (jumlah permintaan masyarakat).

“Setelah pandemi mereda, ada euforia masyarakat untuk kembali bergerak. Namun dengan adanya supply yang masih terbatas mengakibatkan terjadinya stagnasi yang mempengaruhi pelayanan kepada masyarakat,” tutur Menhub.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KemenPUPR Tangani Kerusakan Bendung Oesao, Kupang

Senin, 6 Februari 2023 | 06:11 WIB

Pemerintah Siap Gelar Kick Off Meeting WWF ke 10

Sabtu, 4 Februari 2023 | 22:07 WIB

SBI Tuban Raih Penghargaan

Sabtu, 4 Februari 2023 | 21:16 WIB

Kerja Keras BRI Tuai Kesuksesan

Sabtu, 4 Februari 2023 | 19:16 WIB

KPLP Butuh Peningkatan Sarana dan Prasarana

Sabtu, 4 Februari 2023 | 16:59 WIB
X