• Minggu, 4 Desember 2022

Sandiaga Uno: WCCE 2022 Hasilkan Peta Jalan Ekonomi Kreatif Untuk Kebangkitan Ekonomi Global

- Jumat, 7 Oktober 2022 | 11:37 WIB
Foto: Humas Kemenparekraf
Foto: Humas Kemenparekraf

SUARAKARYA.ID: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Baparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menjelaskan World Conference on Creative Economy (WCCE) yang digelar pada 5-7 Oktober 2022 di Bali menghasilkan peta jalan ekonomi kreatif untuk pemulihan ekonomi global yang dinamakan “Bali Creative Economy Roadmap” atau “Bali Roadmap”.

Menparekraf Sandiaga saat jumpa pers WCCE Bali International Convention Center (BICC)-Westin, Nusa Dua, Bali, Kamis (6/10/2022) menjelaskan, sektor ekonomi kreatif akan menjadi tulang punggung ekonomi di tanah air. Juga menjadi salah satu upaya untuk membangkitkan ekonomi setelah pandemi.

“Bali Roadmap merupakan dokumen yang disepakati oleh para delegasi WCCE sebagai peta jalan untuk kebangkitan ekonomi, dimana sektor ekonomi kreatif yang menjadi tulang punggung kebangkitan ekonomi global,” ujarnya.

Foto: Humas Kemenparekraf

Bali Roadmap merupakan hasil proses diskusi yang sudah diedarkan ke negara-negara anggota, organisasi internasional, dan pihak-pihak ekonomi kreatif yang berkepentingan sejak Juni 2022

Dan pada Kamis (6/10) ini Bali Roadmap telah disahkan oleh Menparekraf Sandiaga kemudian diadopsi dalam pertemuan tingkat menteri yang akan menjadi warisan bagi Indonesia di bidang ekonomi kreatif di dunia Internasional.

Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Bahas Kerja sama Wisata Cruise dengan Menteri Perdagangan Singapura

Bali Road Map berisikan beberapa poin yaitu terkait bagaimana mengarusutamakan ekonomi kreatif dalam ekonomi dunia termasuk transformasi dari pelaku usaha informal ke usaha yang formal. Kemudian terdapat poin terkait akses pembiayaan yang membuka jalan bagi para pelaku ekraf agar bisa mendapatkan akses pembiayaan lebih luas.

Kemudian ada poin pemasaran terkait upaya para pelaku ekraf agar mampu beradaptasi menggunakan teknologi digital di sisi pemasarannya. Dan poin paling penting di bidang ekonomi kreatif adalah intellectual property (IP) dimana perlindungan kekayaan intelektualnya bisa digunakan untuk memajukan dan menjadi akses pembiayaan pelaku ekonomi kreatif.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penghujung Tahun, Bank Jatim Raih Penghargaan Lagi

Jumat, 2 Desember 2022 | 15:48 WIB
X