• Minggu, 4 Desember 2022

FFD Program CSA Kementan, Bantu Petani Jember Tingkatkan Produktivitas Ramah Lingkungan

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 18:33 WIB
FFD Kementan tingkatkan produktivitas petani Jember (Ist)
FFD Kementan tingkatkan produktivitas petani Jember (Ist)

SUARAKARYA.ID: Kegiatan Farm Field Day (FFD) merupakan kegiatan antara petani, penyuluh, peneliti serta stake holder lainnya saling bertukar informasi dalam mengembangkan sektor pertanian.

Baru-baru ini di Kabupaten Jember sebagai penerima manfaat Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) telah melaksanakan FFD berbarengan dengan panen padi inpari nutrizink.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pertanian cerdas iklim atau CSA Program SIMURP memiliki dampak yang positif untuk pertanian. CSA SIMURP bisa meningkatkan produktivitas produksi tanaman, meningkatkan IP serta pendapatan petani di Daerah Irigasi dan Daerah Rawa lokasi SIMURP.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan, Penggunaan Gas Air Mata Jadi Sorotan Dunia, Aturan FIFA Dilanggar

"SIMURP mengajarkan banyak hal kepada petani. Khususnya bagaimana melakukan pertanian pintar dalam menghadapi perubahan iklim. Termasuk bagaimana cara mengantisipasi dan menangani penyakit tanaman. SIMURP juga meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani,” ujar Mentan SYL.

Secara terpisah Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa FFD merupakan salah satu metode pemberdayaan petani melalui pertemuan antar petani, peneliti dan penyuluh untuk saling bertukar informasi. Khususnya tentang teknologi pertanian yang diterapkan dan mendapatkan umpan balik dari petani mengenai masalah dan hambatan yang dihadapi dalam bertani.

Dedi menambahkan, kalau pertanian cerdas iklim atau CSA Program SIMURP memiliki dampak yang positif untuk pertanian. CSA SIMURP bisa meningkatkan produktivitas produksi tanaman yang ramah lingkungan serta meningkatkan pendapatan petani.

Kementan melalui BPPSDMP akan terus mengembangkan pertanian yang ramah lingkungan dengan memaksimalkan BPP Kostratani sebagai acuan untuk menciptakan pertanian yang tangguh menghadapi krisis iklim saat ini, tegas Dedi.

Baca Juga: Tumbuhkan Kecintaan Sektor Pertanian, Kementan Resonansi Petani Milenial di Riau

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penghujung Tahun, Bank Jatim Raih Penghargaan Lagi

Jumat, 2 Desember 2022 | 15:48 WIB
X