• Kamis, 1 Desember 2022

PJB Luncurkan Nama dan Logo Baru Jadi PLN Nusantara Power, Siap Kelola Pembangkit Lebih Banyak

- Senin, 3 Oktober 2022 | 21:26 WIB
Suasana saat pisah sambut direksi.
Suasana saat pisah sambut direksi.

 


SUARAKARYA.ID: PT Pembangkitan Jawa Bali sudah menyiapkan sejumlah strategi menyusul perubahan nama dan logo perusahaan yang kini menjadi PT PLN Nusantara Power (PLN NP). Diantaranya berupa persiapan dari sisi organisasi, karena akan ada banyak aset pembangkit limpahan dari PLN.

Menurut Dirut PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, pihaknya yang menerima penugasan ini akan memaksimalkan kompetensi dan skill yang dipunyai sebagai perusahaan pembangkitan. Perusahaan ini akan mengelola unit pembangkit yang lebih banyak, sesuai dengan core compentency yang telah terbuktikan.

"PLN Nusantara Power mengambil peran penting dalam Subholding PLN. Dengan adanya Holding Subholding, maka aset-aset pembangkitan PLN yang tadinya tersebar di seluruh wilayah akan dikonsolidasikan," ujarnya, Senin (3/10/2022).

Baca Juga: Jualan di Marketplace PLN Mobile, UMKM Angkola Kopi Siprok Laku Keras, Omzet Hingga Ratusan Juta!

PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) sendiri, hari ini secara resmi meluncurkan logo dan nama baru perusahaan menjadi PT PLN Nusantara Power di Dyandra Convention Center, Surabaya. Perubahan nama dan logo perusahaan ini merupakan perubahan perusahaan menjadi subholding PLN yang telah diumumkan pada 21 September lalu oleh Menteri BUMN, Erick Thohir.

Melalui surat dari Kementerian BUMN nomor SR590/MBU/0912022 tanggal 20 September 2022, perubahaan PT PJB yang semula adalah anak perusahaan PT PLN (Persero) berubah menjadi subholding PLN Nusantara Power sebagai Generation Company 1 (Genco 1).

Ke depannya, PLN Nusantara Power tetap akan berjalan di bidang pembangkitan. Pembentukan subholding itu sendiri akan menjadi momentum bagi perusahaan untuk menegaskan kompetensinya di bidang pembangkitan, apalagi konsolidasi aset pembangkitan yang membentuk 2 Subholding GenCo (PLN Nusantara Power dan PLN Indonesia Power) akan menjadi Generation Company terbesar se-Asia Tenggara.

Baca Juga: PJB Connect 2022 Hadirkan Pameran dan Seminar Ketenagalistrikkan Terbesar di Indonesia

Untuk tahap awal, ratusan bahkan ribuan pembangkit yang selama ini dikelola PLN rencananya akan dibagi antara PLN Nusantara Power dengan PLN Indonesia Power. PT PJB yang sebelumnya hanya mengelola pembangkit berkapasitas 7 Giga Watt (GW), untuk tahap awal akan bertambah menjadi 18 GW, tahap berikutnya ditambah lagi menjadi 19 GW dan terakhir menjadi 21 GW.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PLN Nusantara Power Gelar Aksi Tanam Pohon Serentak

Selasa, 29 November 2022 | 20:26 WIB

Telkom Indonesia Raih Penghargaan di Ajang GCSA 2022

Selasa, 29 November 2022 | 16:47 WIB
X