• Kamis, 1 Desember 2022

BSU Ketenagakerjaan 2022 Diserahkan Menaker pada Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Jawa Timur

- Sabtu, 1 Oktober 2022 | 15:29 WIB
  Menaker RI Ida Fauziyah (dan Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Deny Yusyulian disela penyerahan BSU Ketenagakerjaan 2022
Menaker RI Ida Fauziyah (dan Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Deny Yusyulian disela penyerahan BSU Ketenagakerjaan 2022


SUARAKARYA.ID: Bantuan Subsidi Upah atau BSU Ketenagakerjaan 2022 disalurkan oleh Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan membantu meringankan beban pekerja. BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) kembali dipercaya sebagai partner yang menyediakan data pekerja untuk dijadikan dasar penentuan calon penerima BSU.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dan Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur Deny Yusyulian, pada akhir pekan ini menyerahkan BSU Ketenagakerjaan 2022 ini kepada para pekerja di wilayah Sidoarjo, Mojokerto dan Pasuruan.

Seperti diketahui, program BSU Ketenagakerjaan 2022 ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mempertahankan daya beli pekerja dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Terutama di tengah kondisi ekonomi Indonesia yang masih dalam pemulihan pasca pandemi Covid-19.

Baca Juga: Penyaluran BSU, Menaker Terus Pantau Pembagian di Berbagai Daerah

Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur Deny Yusyulian dalam kesempatan ini berterima kasih kepada pemerintah yang kembali memberikan kepercayaan bagi BPJAMSOSTEK sebagai mitra penyedia data program BSU.

"Kami berkomitmen untuk mendukung keberhasilan dan kelancaran program ini, sehingga nantinya BSU Ketenagakerjaan 2022 ini tersalurkan ke seluruh pekerja di Indonesia terutama pekerja di wilayah Jawa Timur," ujarnya, Sabtu (1/10/2022).

Di Jawa Timur tercatat 1.980.710 pekerja yang berpotensi mendapat BSU Ketenagakerjaan 2022. Seluruh penerima BSU itu tersebar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur.

Baca Juga: Lirik dan Chord Gitar Lagu Tabir Kepalsuan - Rhoma Irama

Data yang telah diserahkan Kemnaker batch 1-3 sebanyak 1.249.013 peserta, lolos verifikasi dan validasi Kemnaker sebanyak 660.142 peserta. Sedangkan yang berhasil ditransfer mencapai 626.267 peserta.

Untuk mempercepat proses dan ketepatan penyaluran BSU kepada semua pekerja Indonesia, pihaknya membuka kanal pengumpulan data yang hanya dapat dilakukan oleh Pemberi Kerja/HRD/Personalia Perusahaan. "Yaitu melalui aplikasi resmi Sistem Informasi Pelaporan Perusahaan atau biasa disebut SIPP," jelasnya.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PLN Nusantara Power Gelar Aksi Tanam Pohon Serentak

Selasa, 29 November 2022 | 20:26 WIB

Telkom Indonesia Raih Penghargaan di Ajang GCSA 2022

Selasa, 29 November 2022 | 16:47 WIB
X