• Kamis, 1 Desember 2022

Pertamina Berkomitmen Distribusi BBM Subsidi ke Penjuru Daerah

- Jumat, 30 September 2022 | 13:55 WIB
Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting.
Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting.
 
 
SUARAKARYA.ID: Pertamina berkomitmen mendistribusikan bahan bakar minyak (BBM) subsidi sampai ke penjuru daerah, terutama daerah 3T (Tertinggal, Yerdepan, dan Terluar). 
 
“Sebagai badan usaha yang ditunjuk pemerintah, untuk menyalurkan BBM subsidi. Pertamina berkomitmen mengawal distribusi BBM ke seluruh penjuru daerah terutama Daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar)," tutur Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting. 
 
Hal itu dikemukakan, dalam diskusi virtual Forum Monitor bertajuk 'Kenaikan Harga BBM dan Realokasi APBN Tepat Sasaran untuk Rakyat', Kamis (29/9/2022). Disebutkannya, Pertamina menyalurkan BBM subsidi ke SPBU serta melalui 7000 lembaga penyalur yang dimiliki. 
 
 
Irto Ginting menjelaskan, hingga akhir semester 1 tahun 2022, tren ICP dan kurs terus meningkat, yang berdampak pada potensi kenaikan harga BBM
 
Namun, imbuhnya, Pemerintah saat itu masih menahan kenaikan harga BBM khususnya Solar, Pertalite, serta Pertamax.
 
Akibat harga BBM tidak naik, khususnya jenis Solar dan Pertalite, Irto menegaskan hal itu berdampak pada peningkatan besaran subsidi, dan dana kompensasi yang harus ditanggung negara.
 
Pada kesempatan itu, dia pun menjamin stok persediaan BBM subsidi tercukupi dan aman, hingga akhir tahun 2022. "Kami pastikan stok (BBM) mencukupi, dan masyarakat tidak perlu khawatir soal itu," ujarnya. 
 
 
Di bagian lain, Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengungkapkan, pemerintah hingga saat ini belum membuat kebijakan, yang mengatur terkait  pembatasan penggunaan BBM subsidi
 
"Revisi Perpres Nomor 191 tahun 2014 pun masih belum terbit sampai hari ini. Mudah mudahan segera bisa diterbitkan," ujar Mamit Setiawan.
 
Dia menilai langkah pemerintah mengalihkan subsidi BBM, dalam bentuk bantuan sosial lain sudah tepat, sehingga perlu didukung. Namun, Mamit minta agar pemerintah terus memastikan, penerima manfaat bantuan sosial tepat sasaran.
 
 
"Apa yang dilakukan  pemerintah sudah tepat dan perlu kita dukung. Tapi, kita harus kawal terus. Yang harus kita kawal, yaitu bagaimana pembagian BLT dan BLU itu benar-benar tepat sasaran," tuturnya. 
 
Karena, lanjutnya, sampai saat ini, masih banyak aduan-aduan yang masuk. Mereka yang mendapatkan BLU-nya itu lagi, itu lagi orangnya, dan mereka orang mampu yang sebenarnya tidak layak mendapatkan BLT. 
 
"ini menjadi upaya yang harus diperbaiki," ucapnya.***

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PLN Nusantara Power Gelar Aksi Tanam Pohon Serentak

Selasa, 29 November 2022 | 20:26 WIB

Telkom Indonesia Raih Penghargaan di Ajang GCSA 2022

Selasa, 29 November 2022 | 16:47 WIB
X