Ade Armando Viralkan Skandal Bank Mandiri, Ingin Habisi Debitur

- Selasa, 27 September 2022 | 18:37 WIB
Ade Armando  (istimewa )
Ade Armando (istimewa )

“Pemblokiran tersebut dilakukan sebelum polisi menetapkan tersangka dalam kasus ini. Padahal untuk memblokir rekening, sesuai aturan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), polisi harus lebih dulu menetapkan tersangka,” ujarnya.

Akibat pemblokiran yang dilakukan persis sebelum Idul Fitri ini, kata Ade, Titan dan anak-anak perusahaannya kelimpungan antara lain untuk membayar gaji dan THR karyawan.

“Titan terus melawan. Titan memutuskan mempraperadilan-kan polisi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada 11 Mei 2022,” ujarnya.

Dalam praperadilan itu, lanjut Ade, pengadilan mengabulkan permohonan Titan dengan menyatakan penyidikan polisi atas laporan BMRI yang diikuti pemblokiran rekening itu tidak sah.

“Mandiri ternyata tetap tak mau mundur. Pada 11 Juli 2022, Bank Mandiri kembali mengajukan praperadilan. Lucunya, hanya dalam waktu kurang dari tiga minggu, pada 28 Juli 2022, Mandiri mencabut praperadilan tersebut. Dan pada 5 September, Bank Mandiri mengajukan kembali praperadilan,” kata Ade.

“Ini semua sangat mengherankan. Yang paling tidak masuk akal adalah tuduhan bahwa Titan melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan. Memang pembayaran utang Titan sempat macet, tapi itu terjadi dalam kondisi darurat Covid,” imbuh Ade.

Pemerintah, kata Ade, saat itu menetapkan perlunya bank-bank melakukan relaksasi dalam pembayaran utang. “Jadi jelas ini bukan perkara kriminal,” tegasnya.

Dalam kesepakatan kredit antara Titan dan sindikasi sendiri, kata Ade, ditetapkan bahwa kalau ada kelalaian salah satu pihak, perselisihan diselesaikan dalam badan arbitrase nasional di Singapura.

“Bukan dengan cara tiba-tiba saja debitur dituduh menggelapkan dana,” ujarnya.

“Lagipula yang dijadikan landasan tuduhan penggelapan adalah tidak disetorkannya uang hasil operasi ke CA melainkan ke OA. Itu kan masih di Bank Mandiri, Bank Mandiri juga. Tidak ada uang yang lari keluar Bank Mandiri,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

INPP Optimis Pendapatan Perseroan Tumbuh 20-25 Persen

Jumat, 27 Januari 2023 | 09:18 WIB

Capaian Investasi NTB 2022 Tembus Rp21 Triliun

Kamis, 26 Januari 2023 | 16:18 WIB
X