• Jumat, 7 Oktober 2022

Telkom Indonesia Jadikan Manado Sebagai Gerbang Internet Kedua

- Jumat, 23 September 2022 | 19:09 WIB
Direktur Wholesale and International Service Telkom Bogi Witjaksono
Direktur Wholesale and International Service Telkom Bogi Witjaksono

SUARAKARYA.ID: Telkom Indonesia melakukan tiga strategi berupa penguatan infrastruktur konektivitas, membangun dan menjadikan Manado sebagai gerbang internet kedua, dan ekspansi data center di kawasan regional.

Upaya itu dilakukan karena Telkom Indonesia menilai konektivitas Asia Pasifik memiliki potensi pertumbuhan yang sangat tinggi, seiring dengan transformasi digital yang dilakukan negara-negara di kawasan ini.

Menurut Direktur Wholesale & International Business Telkom Bogi Witjaksono, adopsi digital di Indonesia sangat luar biasa. "Tercatat, total pengguna internet mencapai 204,7 juta atau 73,7% dari total populasi, ada 370,1 juta pengguna selular, dan 191,4 juta pengguna aktif media sosial," ujarnya, kemarin.

Baca Juga: Telkom Indonesia dan InJourney Kerja Sama Kembangkan Tourism Collaborative Platform

Selain itu, kata dia di hadapan 600 peserta konferensi internasional Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2022, ada sebanyak 94,1% pengakses internet yang menggunakan telepon selular dan 40,2 juta pengakses content provider.

TelkomGroup, kata dia, melihat tren ke depan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia akan didorong oleh content providers dan hyperscale. Mereka membutuhkan akses bandwith internasional yang besar serta data center.

Melihat hal ini, TelkomGroup sudah sedari awal mengembangkan dan membangun jaringan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) alternatif. "Tujuannya agar memindahkan beban akses jaringan dari wilayah Barat ke Timur Indonesia, selain untuk memitigasi jika ada gangguan jaringan gateway di wilayah Barat," ujarnya.

Baca Juga: Lirik dan Chord Gitar Lagu Tabir Kepalsuan - Rhoma Irama

Besarnya pengguna digital di Indonesia ini, kata dia, akan membuat penggerak traffic data akan berasal dari content providers. Belanja akan terus meningkat dan yang terpenting adalah bagaimana menyeimbangkan pengalaman pengguna dengan belanja investasi.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X