• Jumat, 7 Oktober 2022

Kepada World Bank, Kementan Paparkan Implementasi TIK di AWR

- Kamis, 22 September 2022 | 09:22 WIB
Di depan Mentan SYL dan World Bank Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi menjelaskan program terkait TIK (Ist)
Di depan Mentan SYL dan World Bank Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi menjelaskan program terkait TIK (Ist)

SUARAKARYA.ID: Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melakukan komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah dengan memaksimalkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada kesempatan diskusi bersama World Bank dan Penyuluh Kostratani Balai Penyuluh Pertanian (BPP) dari seluruh Indonesia di ruangan AWR (Agriculture War Room) Kementerian Pertanian, Selasa (20/9).

Pada kesempatan tersebut, Mentan Syahrul bersama tim World Bank dan jajaran eselon satu Kementan melakukan komunikasi pusat dengan daerah yaitu BPP dan penyuluh di lapangan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi memaparkan tentang implementasi TIK di ruang AWR Kementan berupa data pertanian, iklim serta update kondisi riil bersama para penyuluh pertanian di seluruh Indonesia dengan memaksimalkan teknologi melalui platform zoom.

Baca Juga: WALI Luncurkan Single Kamu Bohong, Banyak yang Kaitkan dengan Ferdy Sambo

Baca Juga: Lirik Lagu Bagimu Negeri Ciptaan Kusbini

"Dalam ruangan ini, kita dapat memonitor apa saja yang terjadi di lapangan setiap BPP daerah secara real time," ujar Dedi.

Dedi mengatakan pentingnya mengikuti perkembangan zaman dalam meningkatkan dan memaksimalkan komunikasi pusat daerah. Di antaranya adalah memaksimalkan kegunaan ruangan AWR untuk menjadi pusat kendali dan pemantauan penanaman dan potensi pertanian pada seluruh wilayah Indonesia.

Pada kesempatan pertemuan tersebut juga dilakukan diskusi langsung dengan para penyuluh di seluruh Indonesia berupa laporan kondisi lapangan secara real time menggunakan media zoom.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 49 Tahun 2019, bahwa Kostrani adalah gerakan pembaharuan pembangunan pertanian nasional melalui sistem teknologi informasi.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X