• Minggu, 4 Desember 2022

BPJAMSOSTEK Imbau Pekerja Gunakan Kanal Resmi, Untuk Hindari Penyalahgunaan Data BSU 

- Senin, 19 September 2022 | 19:28 WIB
 Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga BJKAMSOSTEK Oni Marbun
Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga BJKAMSOSTEK Oni Marbun
 
 
SUARAKARYA.ID: BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) kembali dipercaya sebagai partner dalam menyediakan data pekerja untuk dijadikan dasar penentuan calon penerima Bantuan Subsidi Upah  (BSU). 
 
Untuk itu, BPJAMSOSTEK
mengIimbau kepada calon penerima, untuk berhati-hati dalam memberikan data pribadi kepada siapapun.
 
Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga BJKAMSOSTEK Oni Marbun menyampaikan, agar pekerja tidak terkecoh dengan maraknya permintaan data pribadi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
 
 
Sepetti diketahui, Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2022 kembali disalurkan Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). 
 
“Terhadap berita yang beredar di media online dan media sosial, yang berupa permintaan pengisian data penerima BSU dengan mengatasnamakan BPJAMSOSTEK atau Kemnaker adalah informasi yang sesungguhnya tidak benar atau hoaks. Masyarakat pekerja harap bijak dalam memberikan data yang sifatnya pribadi,” ungkap Oni, di Jakarta, Senin (19/9/2022). 
 
Data BPJAMSOSTEK menunjukan sampai saat ini sudah 7,5 juta data calon penerima BSU yang diserahkan ke Kemnaker. Jumlah itu terbagi dalam dua tahap yaitu  5.099.915 diserahkan pada tahap pertama dan tahap kedua sejumlah 2.406.915. 
 
 
Setiap data yang diserahkan pada Kemnaker akan kembali dilakukan check and skrining ulang, serta pemadanan data terhadap bantuan pemerintah yang lain. Seperti bantuan Kartu Prakerja, Program Keluarga Harapan, dan lainnya. 
 
Oni Marbun menerangkan, data yang diserahkan ke Kemnaker merupakan data pekerja yang sudah dilaporkan melalui kanal resmi BPJAMSOSTEK. Yang kemu dilakukan verifikasi untuk memastikan validitas data itu. 
 
“Untuk mempercepat proses dan ketepatan penyaluran BSU kepada semua pekerja Indonesia, kami membuka kanal pengumpulan data yang hanya dapat dilakukan oleh Pemberi Kerja/ HRD/ Personalia Perusahaan. Yaitu melalui aplikasi resmi Sistem Informasi Pelaporan Perusahaan atau biasa disebut SIPP,” paparnya. 
 
 
Untuk menghindari informasi yang tidak benar dan menyesatkan, bagi pekerja yang ingin mengetahui, apakah dirinya layak sebagai calon penerima BSU atau tidak, dapat mengakses kanal resmi melalui bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id.
 
Oni juga menerangkan, BSU ini merupakan salah satu bentuk reward dari Pemerintah kepada perusahaan. Yang peduli dan tertib mendaftarkan pekerjanya ke dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.
 
BSU ini manfaat lain yang dapat diterima di luar program yang kami selenggarakan. Untuk itu, kami mengimbau kepada perusahaan/ pemberi kerja. Untuk selalu memastikan semua pekerjanya telah terdaftar, melaporkan gaji/ upah dengan benar, dan yang terakhir tidak menunggak pembayaran iuran program BPJAMSOSTEK,” tutur Oni.
 
 
Di bagian lain, Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Salemba M Izaddin mengatakan, sangat mendukung program Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari pemerintah.
 
“Kami akan membantu proses penyaluran dana BSU dengan menyiapkan data-data yang sudah tervalidasi kepada Kemnaker RI. Semoga pemberi kerja selalu mendaftarkan dan melindungi seluruh pekerjanya kedalam program jaminan sosial ketenagakerjaan. Agar pekerja dan keluarganya terlindungi dari risiko sosial,” tutur Izaddin.***

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penghujung Tahun, Bank Jatim Raih Penghargaan Lagi

Jumat, 2 Desember 2022 | 15:48 WIB
X