• Selasa, 7 Februari 2023

Pasar Alami Hiperkompetisi, SIG Terus Berupaya Ciptakan Peluang

- Senin, 19 September 2022 | 09:04 WIB
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko SIG, Andriano Hosny Panangian memberikan paparan
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko SIG, Andriano Hosny Panangian memberikan paparan

SUARAKARYA.ID: PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus berupaya meningkatkan kapabilitas untuk terus tumbuh ditengah kondisi pasar yang hiperkompetisi dan kondisi pandemi yang masih membayangi.

Perseroan fokus mengembangkan inovasi untuk menjawab tantangan yang ada di bidang building material dan memberikan solusi kepada seluruh stakeholders. SIG sendiri saat ini memiliki lima merek semen yang kuat dan menjadi pemimpin pasar di masing-masing regionnya.

Menurut Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko SIG Andriano Hosny Panangian, di tengah kondisi pasar yang hiperkompetisi, perseroan terus berupaya menciptakan peluang.

Baca Juga: Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Semen Indonesia Pamerkan Reklamasi Sistem Alur

Di antaranya melalui pengembangan diversifikasi produk dan layanan dalam rangka mengokohkan posisi sebagai penyedia solusi bahan bangunan yang berkelanjutan.

SIG merupakan perusahaan solusi bahan bangunan yang terdepan di Indonesia. Selain menguasai pangsa pasar semen domestik terbesar, kini SIG memiliki variasi produk turunan semen yang memiliki rentang spesifikasi lengkap serta solusi layanan pendukung. Ini untuk memenuhi persyaratan kondisi bangunan sesuai kebutuhan pelanggan dimana pun berada,” ujarnya, akhir pekan kemarin.

Lima merk semen SIG diantaranya Semen Gresik, Semen Padang, Semen Tonasa, Dynamix serta Semen Andalas. Selain itu, SIG memiliki pabrik semen terintegrasi di delapan lokasi, pabrik pengemasan di 26 lokasi, enam pabrik penggilingan semen, dan tujuh pelabuhan. Sedangkan jalur distribusi diperkuat oleh 306 distributor baik di Indonesia maupun di Vietnam (TLCC), serta 70.000 toko ritel di Indonesia.

Baca Juga: Lirik dan Chord Gitar Lagu Ojo Nangis - Denny Caknan feat Ndarboy Genk

”Produk-produk yang diproduksi SIG telah diakui sebagai produk ramah lingkungan dengan diraihnya Sertifikasi Green Label dari Green Product Council Indonesia (GPCI). Memperoleh sertifikat Ekolabel Swadeklarasi dari KLHK dan menjadi yang pertama di Indonesia, serta penghargaan Industri Hijau level 5 dari Kementerian Perindustrian,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KemenPUPR Tangani Kerusakan Bendung Oesao, Kupang

Senin, 6 Februari 2023 | 06:11 WIB

Pemerintah Siap Gelar Kick Off Meeting WWF ke 10

Sabtu, 4 Februari 2023 | 22:07 WIB

SBI Tuban Raih Penghargaan

Sabtu, 4 Februari 2023 | 21:16 WIB

Kerja Keras BRI Tuai Kesuksesan

Sabtu, 4 Februari 2023 | 19:16 WIB

KPLP Butuh Peningkatan Sarana dan Prasarana

Sabtu, 4 Februari 2023 | 16:59 WIB
X