• Rabu, 7 Desember 2022

Bank Indonesia Jatim Sosialisasikan Pentingnya LCS Untuk Memitigasi Resiko Nilai Tukar

- Rabu, 24 Agustus 2022 | 14:16 WIB
Para pembicara usai sosialisasi LCS yang digelar Bank Indonesia Jatim
Para pembicara usai sosialisasi LCS yang digelar Bank Indonesia Jatim

SUARAKARYA.ID: Bank Indonesia (BI) menerbitkan mekanisme penyelesaian transaksi bilateral antar negara seperti transaksi perdagangan, remitansi dan investasi langsung dengan menggunakan mata uang lokal atau biasa disebut ‘Local Currency Settlement’ (LCS).

Menurut Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Jatim Budi Hanoto, pihaknya merasa perlu melakukan sosialisasi LCS dalam memitigasi risiko nilai tukar terhadap kinerja eskpor-impor dan investasi di Jawa Timur seiring dengan ketidakpastian perekonomian dan pasar keuangan global.

"LCS sendiri merupakan penyelesaian transaksi bilateral antara dua negara yang dilakukan dalam mata uang masing-masing negara, dan settlement transaksinya dilakukan di dalam yurisdiksi wilayah negara masing-masing," ujarnya, Rabu (24/8/2022).

Baca Juga: Lirik Lagu dan Chord Gitar Tatu - Didi Kempot

Misalnya, penyelesaian transaksi perdagangan Indonesia dan Jepang dilakukan dalam rupiah dan sattlement transaksi dilakukan di Indonesia. Begitu sebaliknya, jika transaksi perdagangan kedua negara dilakukan dalam yen, maka setelmen transaksi dilakukan di Jepang.

Mekanisme ini bertujuan untuk mengurangi dominasi mata uang Dollar Amerika dalam transaksi perdagangan dan investasi di Indonesia, sehingga mampu menurunkan risiko ‘global shock’ yang bersumber dari ‘hard currency’ tersebut.

Untuk mengoptimalkan pemanfaatan mekanisme LCS, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur (KPw BI Jatim) pada Jumat (19/8/2022) lalu menyelenggarakan sosialisasi bertajuk “Optimalisasi LCS Dalam Mendukung Percepatan Pemulihan Ekonomi Jawa Timur Melalui Peningkatan Daya Saing Perdagangan Internasional”.

Baca Juga: Lirik Lagu dan Chord Gitar Cindai - Siti Nurhaliza

Kegiatan yang bertempat di KPw BI Jatim ini dihadiri Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia, Wakil Gubernur Jawa Timur, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Erie Haryadi Pimpin INKINDO Masa Bakti 2022-2026

Rabu, 7 Desember 2022 | 06:20 WIB

Nataru, Pemprov NTB Gelar Pangan Murah

Selasa, 6 Desember 2022 | 20:55 WIB
X