• Senin, 26 September 2022

Kementan Genjot Produksi dan Konsumsi Pangan Lokal Antisipasi Krisis Pangan Global

- Jumat, 19 Agustus 2022 | 21:13 WIB
Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi (kiri) (Ist)
Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi (kiri) (Ist)

SUARAKARYA.ID: Konsep pengelolaan alam bagi masyarakat Kampung Adat Cireundeu adalah Leuweung Larangan (hutan yang tidak boleh dieksploitasi), Leuweung Tutupan (hutan tua yang harus dijaga, Leuweung Baladahan (hutan yang dapat dimanfaatkan warga untuk pembukaan ladang). Leuweung Baladahan ini termasuk lahan pertanian untuk proses budidaya tanaman

Mengantisipasi adanya krisis pangan dan perubahan iklim salah satunya dengan gerakan diversifikasi pangan lokal. Kelompok masyarakat yang secara konsisten lebih dari satu abad yaitu sejak tahun 1918 hingga sekarang, mengkonsumsi beras dari singkong adalah masyakarat Kampung Adat Cireundeu yang terletak di Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi Provinsi Jawa Barat. Ini terus dipertahankan menjadi suatu tradisi.

Masyarakat Cirendeu konsisten mengenalkan bahwa bahan pangan pokok itu tidak harus beras, namun singkong dan lainnya juga bisa menjadi bahan pangan pokok.

Baca Juga: Lirik Lagu Banyu Langit Didi Kempot

Baca Juga: Susul Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi Ditetapkan Sebagai Tersangka Pembunuhan Berencana Brigadir J

Proses pembuatan rasi mulai dari memanen singkong, mengupasnya, memarut, mengurangi kadar air dengan cara diperas, kemudian dijemur. Setelah kering ditumbuk dan siap untuk dimasak dengan cara dikukus dan rasi siap dikonsumsi.

Singkong tidak hanya dijadikan rasi, namun juga diolah menjadi aneka cemilan tradisional dan modern, seperti eggrol, kicipir, dan bronis. Ini sudah dimulai sejak tahun 2010 yang dipasarkan melalui media online dan tamu-tamu yang kerap berkunjung ke Cireundeu. Omset penjualan mencapai 10-20 juta per bulan.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, mengatakan, “menghadapi climate change dan krisis pangan lokal, mari kita jaga pangan kita untuk ketahanan pangan”, ungkap SYL.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi, didampingi Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, dan para Penyuluh Pertanian dari Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi, berkunjung ke Masyarakat Kampung Adat Cireundeu yang juga menjadi Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S), Jumat (19/08/2022).

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PLN Resmikan Desa Tematik di Sidoarjo

Senin, 26 September 2022 | 14:47 WIB

Telkom Indonesia Terus Fokus Pada Bisnis Digital

Senin, 26 September 2022 | 13:24 WIB
X