• Senin, 26 September 2022

Deri Protocol, Produk Derivatif Terbaru di DeFi

- Jumat, 19 Agustus 2022 | 11:40 WIB
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

 

SUARAKARYA.ID: Industri DeFi masih menyimpan segudang peluang untuk kedatangan berbagai proyek baru dan memberikan solusi bagi pengguna yang tidak ingin menggunakan bursa terpusat. Salah satu proyek pendatang baru di ekosistem DeFi adalah Deri Protocol.

Pengertian Deri Protocol
Deri protocol adalah produk DeFi untuk memperdagangkan derivatif yang bisa berguna dalam melakukan  lindung nilai, berspekulasi, dan melakukan arbitrase yang terjadi dalam satu rantai. Dengan protokol ini transaksi akan dieksekusi otomatis dengan mekanisme Automated Market Maker (AMM) dan setiap posisi akan diberi token NFT yang kompatibel dengan proyek DeFi lainnya. Deri Protocol juga akan  menyediakan mekanisme on-chain untuk menukar eksposur risiko secara tepat dan efisien modal.

Baca Juga: Exotic Markets, Proyek Menarik Saat Market Defi Tengah Lesu

Sejak diluncurkan, Protokol Deri telah melalui dua iterasi versi utama dan telah mendukung tiga jenis derivatif, di antaranya adalah:  Perpetual futures, Everlasting Options, dan Power Perpetuals.

Sampai hari ini, telah digunakan di beberapa jaringan blockchain untuk melayani permintaan lindung nilai dan spekulasi trader serta memproses total volume perdagangan lebih dari 28 miliar USD.

 

Keuntungan Deri Protocol
Sebagai solusi untuk pertukaran derivatif yang terdesentralisasi, Protokol Deri dirancang dengan semua fitur yang menentukan dari DeFi dan derivatif keuangan secara alami.

Smart Contract:
Protocol Deri merupakan sekelompok kontrak pintar yang digunakan di blockchain Ethereum, di mana pertukaran eksposur risiko terjadi sepenuhnya di rantai.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PLN Resmikan Desa Tematik di Sidoarjo

Senin, 26 September 2022 | 14:47 WIB

Telkom Indonesia Terus Fokus Pada Bisnis Digital

Senin, 26 September 2022 | 13:24 WIB
X