• Rabu, 5 Oktober 2022

Indonesia Properti Expo 2022 Bertajuk KPR BTN Merdeka Kembali Digelar di JCC

- Kamis, 18 Agustus 2022 | 04:30 WIB
Indonesia Properti Expo 2022 bertajuk KPR BTN Merdeka kembali digelar di JCC, Senayan, Jakarta  (AG Sofyan )
Indonesia Properti Expo 2022 bertajuk KPR BTN Merdeka kembali digelar di JCC, Senayan, Jakarta (AG Sofyan )
 
 
SUARAKARYA.ID: Indonesia Properti Expo 2022 bertajuk "KPR BTN Merdeka" kembali di gelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta dari hari Sabtu, 13 hingga 21 Agustus 2022
 
Adalah PT. Adhouse Clarion Events sebagai Event Organizer (EO) kembali menggandeng PT. Bank Tabungan Negara (BTN) Persero Tbk, dengan menggelar pameran properti terbesar ini. 
 
Ajang promosi dan transaksi ini didukung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sekaligus menjadi rangkaian dari peringatan Hapernas (Hari Perumahan Nasional) tahun 2022 yang diperingati setiap tanggal 25 Agustus.
 
 
Indonesia Properti Expo merupakan ajang bergengsi dan berkontribusi penting dalam penyediaan hunian bagi masyarakat.
 
“Keunggulan pameran Indonesia Properti Expo ini adalah masyarakat dapat memperoleh informasi di sektor properti lebih cepat dan mudah karena berlokasi di satu tempat dan waktu. Jadi masyarakat bisa menggali lebih detail terkait rumah impian yang akan dibelinya,” jelas Vice President PT. Adhouse Clarion Events Gad Permata kepada suarakarya.id di Jakarta, Rabu (17/8/2022).
 
 
Penyelenggaraan Indonesia Properti Expo ke 41 ini, melibatkan peserta 11 pengembang subsidi, 44 pengembang nonsubsidi, dan 7 peserta dari penyedia pendukung perumahan serta menampilkan 315 proyek properti dengan pilihan harga mulai 168 Juta dengan jangka waktu kredit sampai 30 tahun.
 
Sementara itu, Direktur Utama Bank BTN, Haru Koesmahargyo mengakui bahwa permintaan rumah dari tahun ke tahun terus meningkat dan jumlahnya cukup besar. 
 
 
Pengunjung yang mengajukan KPR dalam ajang Indonesia Properti Expo 2022, oleh Bank BTN akan memberikan bunga sangat menarik yakni hanya 2,22% di tahun pertama (AG Sofyan )
 
"Menurut data Kementerian PUPR menyebutkan 31 % generasi milenial di Indonesia diperkirakan belum memiliki rumah. Sedangkan Kementerian Agama RI mencatat angka pernikahan baru mencapai 1,8 per tahunnya. Sementara, kemampuan harga hunian bagi milenial hanya di range Rp.200 Juta sampai Rp.400 Jutaan," ungkap Haru Koesmahargyo.
 
Oleh sebab itu, kata dia, dibutuhkan program pembiayaan dan penyediaan perumahan yang menarik dan terjangkau bagi kelompok milenial mengingat generasi ini memiliki pontensi ekonomi yang besar serta usia produksi yang masih panjang.
 
 
Oleh karena itu, dibutuhkan kerjasama berbagai pihak baik dari asosiasi pengembang, perbankan, dan regulator. 
 
“Indonesia Properti Expo kali ini yang kita gelar dengan mengusung tema KPR BTN Merdeka, memiliki makna setiap masyarakat berhak memiliki hunian yang layak dengan difasilitasi melalui KPR BTN,” ujar Haru.
 
 
Melalui pergelaran Indonesia Properti Expo ini, BTN menargetkan potensi izin prinsip Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sekitar Rp2,5 Triliun. 
 
“Selama sembilan hari pameran ini diharapkan mampu menyedot pengunjung lebih dari 55.000 orang,” tegasnya.
 
Mendung tanpo udan Baca Juga: Lirik Lagu Mendung Tanpo Udan Ndarboy Genk
 
Haru menjelaskan bagi masyarakat yang mengajukan KPR dalam ajang Indonesia Properti Expo 2022, oleh Bank BTN akan memberikan bunga sangat menarik yakni hanya 2,22% di tahun pertama. 
 
Kemudian ada penawaran gratis untuk biaya provisi, administrasi, dan appraisal.
 
Sementara Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dalam sambutan tertulis yang dibacakan Dirjen Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto menjelaskan, pelaksanaan Indonesia Properti Expo 2022 merupakan rangkaian dari peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas).
 
 
Melalui pergelaran Indonesia Properti Expo ini diharapkan bisa menjadi refleksi bersama untuk meningkatkan upaya dan sinergi dalam mewujudkan penyediaan perumahan layak huni dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
 
"Kita patut bersyukur dan berbahagia, karena di tengah masa pandemi Covid-19, sektor properti merupakan sektor masih tumbuh positif. Sektor properti memiliki “multiplier effect” yang dapat menghidupkan 174 subsektor industri lain,” jelasnya.
 
 
Pergelaran Indonesia Properti Expo juga dibarengi dengan sejumlah kegiatan harian seperti lomba menggambar, lomba mewarnai, lomba menyanyi dari KLB Performing Arts serta Talkshow yang dilaksanakan Kementerian PUPR
 
Talkshow tersebut bertajuk "Sinergi dan Kolaborasi Wujudkan Hunian Layak dan Terjangkau" bersama Dirjen Perumahan dengan pembicara Iwan Suprijanto, ST,MT serta talkshow bersama pembicara R.Haryo Bekti Martoedo,S,MSc, selaku Dirjen Pembiayaan Infrastruktur, yang membahas tentang "Green and Affordable Housing". ***

Editor: Markon Piliang

Sumber: Liputan langsung narasumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X