• Sabtu, 1 Oktober 2022

BPJS Ketenagakerjaan, Tingkatkan Produktivitas Pekerja Melalui GSL 

- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:35 WIB
Gerakan Sejuta Langkah BPJS Ketenagakerjaan.
Gerakan Sejuta Langkah BPJS Ketenagakerjaan.
 
 
SUARAKARYA.ID: BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) ingin menumbuhkan semangat berolahraga bagi para pekerja. Karena kesibukan bekerja sering menjadi pemicu kurangnya waktu untuk berolahraga. 
 
Di sisi lain, BPJS Ketenagakerjaan menyadari  kondisi lingkungan yang terus mengalami perubahan dan beban kerja yang tinggi, menuntut orang untuk memiliki kondisi tubuh yang sehat dan prima. 
 
Untuk itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Anggoro Eko Cahyo bersama Ketua Dewan Pengawas BPJAMSOSTEK Muhammad Zuhri, resmi melaunching Gerakan Sejuta Langkah (GSL) di Gelora Bung Karno Jakarta, yang secara serentak juga dilakukan di 10 kota lainnya, Jum’at (12/8/2022). 
 
 
Pada kesempatan itu, Anggoro mengimbau, agar para pekerja bisa menyisihkan waktunya untuk berolahraga. Tidak harus dengan olahraga yang berat, cukup berjalan kaki minimal 30 menit setiap hari, dapat membuat tubuh lebih bugar dan siap menjalani rutinitas kerja. 
 
Tentunya hal ini harus dilakukan secara konsisten dan diimbagi dengan gaya hidup sehat. Sehingga, secara tidak langsung akan meningkatkan imunitas dan produktivitas pekerja
 
Gerakan Sejuta Langkah merupakan salah satu rangkaian menuju HUT BPJAMSOSEK Ke-45. Jadi, ini gerakan yang dilakukan BPJAMSOSTEK untuk membangun Lifestyle gemar berolahraga bagi seluruh pekerja khususnya insan BPJAMSOSTEK," tutur Anggoro. 
 
 
Dikemukakannya, kalau badan sehat maka produktivitas tinggi. Ini bukan gaya gayaan, tetapi ingin menginspirasi institusi lain dan diikuti juga oleh pekerja di seluruh Indonesia. 
 
Antusiasme terhadap gerakan ini terlihat dari banyaknya insan BPJAMSOSTEK, yang memberikan janji produktif. Yaitu berupa komitmen dalam melakukan olahraga
 
Untuk menambah semangat, setiap bulannya juga akan dipilih 6 karyawan yang memiliki langkah terbanyak untuk mendapatkan reward. Selain itu, gerakan masif ini juga telah di daftarkan ke Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). 
 
 
Untuk memecahkan rekor akumulasi 1 miliar langkah, hingga perayaan HUT BPJAMSOSTEK pada 5 Desember mendatang. 
 
Ketua Dewan Pengawas BPJAMSOSTEK Muhammad Zuhri memberi apresiasi serta mengatakan, Gerakan Sejuta Langkah ini merupakan satu gerakan yang sifatnya konstruktif, dan memberikan motivasi kepada seluruh insan BPJAMSOSTEK, agar terus bergerak. 
 
Karena dalam upaya memberikan perlindungan yang menyeluruh kepada pekerja Indonesia, dibutuhkan komitmen dan gerakan yang padu dari BPJAMSOSTEK.
 
 
Dirut Anggoro juga mengajak seluruh insan BPJAMSOSTEK untuk minimal 2 kali dalam sebulan melakukan olahraga pagi bersama. Guna memupuk kekompakan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar, terkait pentingnya memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. 
 
Sementara itu, Kepala Kantor  BPJaAMSOSTEK Cabang Jakarta Salemba M Izaddin mengapresiasi dan turut mendukung program Gerakan Sejuta Langkah.
 
Menurutnya, rutinitas olahraga bagi pekerja bisa berdampak positif bagi kinerja dan produktivitas.
 
"Dengan berolahraga, pekerja bisa mengurangi tingkat stres akibat pekerjaan. Dampaknya, tentu positif dan produktif dalam mendukung pekerjaan," tuturnya. .
 
 
Izaddin juga mendorong pekerja di Kantor Cabang yang dia pimpin untuk menyempatkan diri berolahraga secara teratur. "Selain memiliki badan sehat dan produktif, olahraga bersama juga bisa meningkatkan kekompakan antar sesama pekerja," ujarnya.***
 
 

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masih Banyak Pelaku UMKM di Boyolali Enggan Ajukan KUR

Jumat, 30 September 2022 | 21:48 WIB
X