• Sabtu, 20 Agustus 2022

Indosat Ooredoo Hutchison dan KKP RI Garap Konservasi Laut di Jembrana Bali

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 19:38 WIB
Suasana saat Indosat Ooredoo Hutchison meluncurkan program CSR Konservasi Laut di Jembrana, Bali.
Suasana saat Indosat Ooredoo Hutchison meluncurkan program CSR Konservasi Laut di Jembrana, Bali.


SUARAKARYA.ID: Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) berkolaborasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI meluncurkan program CSR Konservasi Laut di Jembrana, Bali.

Program yang digagas Indosat Ooredoo Hutchison ini berfokus pada rehabilitasi habitat laut, pengelolaan sampah plastik di daerah pesisir, penguatan komunitas konservasi penyu, dan penguatan masyarakat di lingkungan sekitar.

Menurut President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, sejak IOH resmi memulai perjalanannya pada 4 Januari 2022, pihaknya memiliki misi untuk memberikan pengalaman digital kelas dunia, menghubungkan, dan memberdayakan setiap orang Indonesia.

Baca Juga: Indosat Ooredoo Hutchison Luncurkan Layanan 5G di Bali Untuk Dukung Presidensi G20

"Melalui program CSR Konservasi Laut di Jembrana, IOH berkomitmen untuk berperan aktif dalam menciptakan kawasan konservasi laut yang lebih sehat dengan dukungan penuh dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI serta berbagai komunitas pegiat lingkungan," ujarnya, Kamis (5/8/2022).

Peluncuran Program Konservasi Laut ini dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, Gubernur Bali, Wayan Koster, Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, Director and Chief Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Buldansyah, dan Chief Technology Officer IOH Desmond Cheung.

Program ini juga merupakan kolaborasi bersama World Wildlife Fund (WWF) dan melibatkan beberapa komunitas pegiat lingkungan seperti Komunitas Kurma Asih serta beberapa wisatawan asing.

Baca Juga: Lirik Lagu Tak Ingin Usai - Keisya Levronka

Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, kegiatan ini merupakan bagian dari program ekonomi biru yang dalam implementasinya ada peran aktif semua pihak mulai dari pelaku usaha, pemerintah hingga kelompok masyarakat dalam menjaga kesehatan laut.

"Saya harap program ini dapat menginspirasi pihak lain untuk bersama-sama menjaga ekosistem kelautan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPR Dorong UMKM Total Manfaatkan Ruang Digital

Jumat, 19 Agustus 2022 | 22:13 WIB

Rambah Kota Solo, Tokocrypto Luncurkan T-Hub Solo

Jumat, 19 Agustus 2022 | 21:10 WIB

Deri Protocol, Produk Derivatif Terbaru di DeFi

Jumat, 19 Agustus 2022 | 11:40 WIB
X