• Jumat, 7 Oktober 2022

Redam Inflasi dan Ancaman Krisis Ekonomi, Begini Menko Airlangga Susun Pedoman Langkah-langkah Jitu

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 17:43 WIB
Redam inflasi dan ancaman krisis ekonomi, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi Menkeu Sri Mulyani Indrawati menyampaikan kepada pers telah menyusun pedoman dan langkah-langkah jitu untuk pemulihan ekonomi nasional  (AG Sofyan )
Redam inflasi dan ancaman krisis ekonomi, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi Menkeu Sri Mulyani Indrawati menyampaikan kepada pers telah menyusun pedoman dan langkah-langkah jitu untuk pemulihan ekonomi nasional (AG Sofyan )

Selain itu, inflasi inti juga tercatat naik menjadi 2,86% (yoy), lebih tinggi dari sebelumnya sebesar 2,63% (yoy), dan ini menggambarkan bahwa fundamental ekonomi masih stabil. 

Inflasi akibat krisis energi global dapat diredam dampaknya melalui kebijakan subsidi Pemerintah, sementara inflasi pangan lebih disebabkan oleh gangguan suplai domestik pada komoditas volatile food akibat kondisi cuaca.

Baca Juga: Lirik Lagu Yalal Waton Karya KH Wahab Chasbullah

Untuk mengantisipasi hal ini, Pemerintah, kata Airlangga, telah menyusun pedoman langkah-langkah responsif antara lain yaitu, pertama bagaimana menjaga keterjangkauan harga pangan melalui kegiatan operasi pasar. Kedua, neningkatkan pasokan komoditas pangan, melalui peningkatan produktivitas. Ketiga perampingan distribusi pasokan komoditas pangan. Keempat, dengan melakukan komunikasi efektif untuk membentuk ekspektasi masyarakat atas harga.

Lalu, kelima melaksanakan kerja sama daerah untuk menjamin ketersediaan pasokan bahan pangan pokok, serta keenam, mendukung terciptanya ekosistem stabilitas harga dengan menjaga keseimbangan sisi pasokan dan permintaan.

Baca Juga: Majalah Newsweek Sebut SidoMuncul Sebagai Inovator Herbal Asia, Ini Tanggapan Preskom Jonatha Sofjan Hidajat

Terakhir, adalah fundamental ekonomi yang tangguh terus didukung dengan reformasi regulasi yang afirmatif guna mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. 

"Berbagai langkah strategi dan kebijakan yang tengah dioptimalkan Pemerintah di antaranya peningkatan realisasi investasi dengan mengoptimalkan peran lembaga alternatif pembiayaan pembangunan ekonomi melalui Indonesia Investment Authority (INA), percepatan realisasi Proyek Strategis Nasional (PSN), dan peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi komoditas unggulan, seperti batu bara, nikel, dan crude palm oil (CPO)," pungkas Menko Airlangga.***

 

 

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Sumber: Kemenko Perekonomian

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X