• Senin, 26 September 2022

BPP Kostratani Bersama Program CSA Kementan Dukung Ketahanan Pangan Nasional

- Jumat, 29 Juli 2022 | 23:43 WIB
Kementan siap penuhi ketahanan pangan nasional (Ist)
Kementan siap penuhi ketahanan pangan nasional (Ist)

SUARAKARYA.ID: Ditengah perubahan iklim ekstrim atau climate change, Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan produksi pangan, salahsatunya melalui kegiatan pertanian cerdas iklim atau Climate Smart Agriculture (CSA) pada Program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP).

Tujuan dari SIMURP sendiri adalah meningkatkan produksi dan produktivitas, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam penerapan pertanian cerdas iklim, mengurangi resiko gagal panen, mengurangi efek gas rumah kaca, dan meningkatkan pendapatan petani di Daerah Irigasi (DI) dan Daerah Rawa (DR).

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) meminta seluruh jajarannya harus mampu meningkatkan produktivitas pertanian dengan mendukung program-program utama Kementan termasuk SIMURP yang merupakan salah satu programnya.

Baca Juga: Brigadir J Tidak Tewas Dibunuh Dalam Perjalanan Magelang ke Jakarta

Baca Juga: CCTV di Rumah Irjen Ferdy Sambo Ungkap Brigadir J Tewas Bukan di Magelang

"Pertanian Cerdas Iklim atau CSA SIMURP memiliki dampak yang positif untuk pertanian. Dimana salah satu ciri petani modern adalah memanfaatkan teknologi pertanian modern dengan mengimplementasikan teknologi di lahan Indonesia untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan juga pendapatan petani," ujar Mentan.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menambahkan bahwa CSA atau Pertanian Cerdas Iklim merupakan kunci andalan SIMURP sehingga harus betul-betul dipahami seluruh pelaksana SIMURP Pusat dan daerah.

"Kegiatan CSA bertujuan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas, mengajarkan budidaya pertanian yang tahan terhadap perubahan iklim, mengurangi resiko gagal panen, mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) serta meningkatkan pendapatan petani khususnya di Daerah Irigasi Program SIMURP," jelas Dedi.

Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Bustanul Arifin Caya mengatakan, Program SIMURP harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. "Saya harapkan realisasi baik dari segi serapan anggaran maupun kegiatan menjadi konsen bagi pelaksana. Lakukan akselerasi percepatan, melakukan ToT dan penguatan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP).

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PLN Resmikan Desa Tematik di Sidoarjo

Senin, 26 September 2022 | 14:47 WIB

Telkom Indonesia Terus Fokus Pada Bisnis Digital

Senin, 26 September 2022 | 13:24 WIB
X