• Sabtu, 1 Oktober 2022

Di Pameran IPEX Bulan Kemerdekaan RI Jadi Ajang Pengembang Kreatif Tingkatkan Minat Investasi Properti

- Rabu, 27 Juli 2022 | 21:33 WIB
Di Pameran IPEX bulan Kemerdekaan RI menjadi ajang pengembang kreatif meningkatkan minat investasi properti (AG Sofyan )
Di Pameran IPEX bulan Kemerdekaan RI menjadi ajang pengembang kreatif meningkatkan minat investasi properti (AG Sofyan )
 
 
SUARAKARYA.ID: Pameran Indonesia Properti Expo atau IPEX di bulan Kemerdekaan RI, Agustus 2022 ini kembali digelar.
 
Pameran ini menjadi ajang para pengembang kreatif untuk meningkatkan minat investasi properti.
 
Di tengah perkembangan era digital, pagelaran Indonesia Properti Expo (IPEX) masih diminati banyak pengembang kreatif untuk menarik minat investasi
 
 
Pagelaran IPEX diprakarsai oleh PT Adhouse Clarion Events berkongsi dengan PT. Bank Tabungan Negara (BTN) serta didukung DPD Realestate Indonesia (REI) DKI Jakarta akan dihelat pada 13-21 Agustus 2022 di Jakarta Covention Center (JCC) Senayan, Jakarta.
 
Antusias pelaku bisnis properti tersebut menawarkan beragam promosi yang ditampilkan secara inovatif untuk meningkatkan penjualan masing-masing jenis produknya.
 
 
Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia mengindikasikan harga properti residensial di pasar primer tumbuh meningkat pada triwulan I-2022.
 
Ini bisa terlihat dari pertumbuhan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) triwulan I-2022 tercatat 1,87% (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 1,47% (yoy).
 
 
Harga properti residensial di pasar primer diprakirakan tumbuh terbatas pada triwulan II-2022 sebesar 1,16% (yoy). 
 
Sementara, dari sisi konsumen, pembiayaan perbankan dengan fasilitas KPR masih menjadi pilihan utama dalam pembelian properti residensial dengan pangsa sebesar 69,54% dari total pembiayaan.
 
 
Vice President PT. Adhouse Clarion Events Gad Permata menjelaskan pada pagelaran IPEX edisi ke-41 diharapkan event ini dapat berkontribusi penting dalam penyediaan hunian bagi masyarakat. 
 
Gad Permata berkata kendati bahan baku dan kenaikan inflasi masih tetap terjaga, diharapkan pula tidak ada kenaikan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang kiranya dapat memperlambat proses pemulihan di sektor properti.
 
 
"Kita tetap mendorong pameran properti untuk terus bergerak naik dan kembali bergairah, meskipun tingkat permintaan hunian dari segmen masyarakat belun cukup merata," ujar Gad Permata kepada wartawan di Jakarta, Rabu (27/7/2022).
 
Menurutnya, banyak ragam cara para pengembang dalam memadupadankan beragam kreasi memikat konsumen, baik dengan bekerjasama dan dukungan bank penyalur KPR,  mengembangkan potensi proyek dengan lebih inovatif, dan juga memanfaatkan insentif pajak pemerintah melalui PPN properti, yang ke semua sangat bermanfaat serta berdampak pada pertumbuhan yang lebih positif.
 
Pameran Indonesia Properti Expo atau IPEX di bulan Kemerdekaan RI, Agustus 2022 ini kembali digelar. (AG Sofyan )
 
 
Ia berharap, Pameran IPEX 2022 bisa membantu kebutuhan hunian sebagai solusi mengatasi backlog penyediaan beragam jenis produk properti.
 
Pada pagelaran IPEX pada periode Agustus ini, menampilkan 315 proyek properti dengan
pilihan harga mulai Rp168 Juta.
 
Saatnya Merdeka Punya Rumah
 
Mortgage Sales Department Head Bank BTN Romeo Daniel MVE mengatakan ajang promosi dan transaksi melalui pagelaran IPEX pada periode Agustus 2022 akan mengusung tema ‘Kini Saatnya Merdeka Punya Rumah’.
 
 
“Melalui tema itu, tentu melalui fasilitas Bank BTN akan membantu mewujudkan punya rumah impian dengan Merdeka dari angsuran floating, Merdeka dari biaya KPR, dan Merdeka pengajuan KPR dimana aja kapan saja,” jelas Romeo Daniel MVE.
 
Romeo menambahkan juga ada suku bunga spesial 3,72% fixed rate 1 Tahun, 5,22% di tahun ke 2 serta tahun ke 3 sampai tahun ke 5 kenaikkan 1,5% per tahun bagi fixed income.
 
“Nah untuk gimmick IPEX periode 13-21 Agustus 2022 ini yaitu diskon 50% biaya provisi dan biaya administrasi,” ungkapnya.
 
 
Lebih lanjut Romeo menambahkan, kelebihan suku bunga BTN setelah masa fixed suku bunga promo berakhir, kenaikan hanya sebesar 1,5% tiap tahun dengan rincian tahun pertama 3,72%, tahun kedua 5,22%, tahun ketiga 6,72%, tahun keempat 8,22%, dan tahun kelima 9,72%. 
 
“Untuk tahun ke enam dan seterusnya kenaikan hanya 1% hingga floating maksimal,” ujarnya.
 
 
Kemudian gimmick marketing Bank BTN juga menawarkan suku bunga mulai 2,22% fixed 1 tahun dengan subsidi pengembang 1,5% selama 1 tahun. 
 
“Selain itu juga ada free biaya provisi, biaya administrasi, diskon biaya appraisal serta jangka waktu panjang sampai 30 tahun,” pungkas Romeo.***

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Sumber: Liputan langsung narasumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Turunkan Harga BBM Jenis Pertamax

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 06:40 WIB

Masih Banyak Pelaku UMKM di Boyolali Enggan Ajukan KUR

Jumat, 30 September 2022 | 21:48 WIB
X