• Rabu, 7 Desember 2022

Dirut PLN Sambut Peserta Touring Jakarta-Bali, Terbukti Mobil Listrik Teruji Aman, Nyaman dan Hemat Biaya

- Minggu, 24 Juli 2022 | 11:33 WIB
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyambut langsung peserta touring mobil listrik PLN E-Mobility di Denpasar. (Humas PLN)
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyambut langsung peserta touring mobil listrik PLN E-Mobility di Denpasar. (Humas PLN)

SUARAKARYA.ID:  Peserta Touring mobil listrik PLN E-Mobility yang berangkat dari Jakarta pada pada 21 Juli 2022, akhirnya tiba di Denpasar, Bali. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyambut langsung peserta touring yang diikuti rombongan Komunitas Mobil Elektrik Indonesia (Koleksi) ini.

Darmawan menjelaskan,  touring mobil listrik ini menjadi bukti kepada masyarakat bahwa  kendaraan listrik aman dan nyaman untuk bepergian jarak jauh.

" Alhamdulillah, Jakarta - Bali tanpa halangan. Ini menunjukkan bahwa transportasi yang berbasis energi bersih ini jauh lebih murah. Touring ini juga membuktikan bahwa operasional mobil listrik bisa berjalan efektif," ujar Darmawan.

Baca Juga: PLN Gelar Touring Jakarta-Bali, Ajak Masyarakat Buktikan Gunakan Mobil Listrik Lebih Nyaman, Aman dan Hemat

Darmawan menjelaskan dengan menggunakan listrik 1 kilowatthour (kWh), mobil listrik bisa menempuh jarak 8,5 kilometer. Sedangkan 1 liter bensin bisa menempuh jarak 10 kilometer. Artinya, 1 liter bensin setara dengan 1,2 - 1,3 kWh. Jika harga listrik SPKLU dibanderol Rp 2.500 per kWh, maka menggunakan mobil listrik hanya perlu Rp 3.000 setara per liter ekuivalen.

"Jika dibandingkan harga BBM saat ini Rp 14 ribu, maka biaya mobil listrik bisa seperempatnya," tambah Darmawan.

Ia memastikan para pemilik kendaraan listrik tak perlu ragu untuk melakukan perjalanan jauh. Ia mengatakan PLN akan terus menambah stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) untuk para pengendara mobil listrik.

Baca Juga: Ingin Bepergian Jarak Jauh ? Ini 9 Tips Aman dan Nyaman Bepergian Jauh Pakai Mobil Listrik

"Ini sudah saatnya kita beralih ke mobil listrik. Beralih dari kendaraan berbasis energi impor, mahal dan beremisi tinggi ke energi berbasis domestik, murah dan ramah lingkungan," ujar Darmawan.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nataru, Pemprov NTB Gelar Pangan Murah

Selasa, 6 Desember 2022 | 20:55 WIB
X