• Rabu, 28 September 2022

Menko Airlangga Tegaskan KUR Berkontribusi dalam Penyerapan Tenaga Kerja, Plafon Ditingkatkan Rp373,17 Triliun

- Jumat, 22 Juli 2022 | 20:58 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Rapat Koordinasi terkait Evaluasi Pelaksanaan Penyaluran KUR pada Semester I tahun 2022 di Kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (22/7/2022) (Kemenko Perekonomian)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Rapat Koordinasi terkait Evaluasi Pelaksanaan Penyaluran KUR pada Semester I tahun 2022 di Kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (22/7/2022) (Kemenko Perekonomian)

SUARAKARYA.ID: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah menorehkan peran penting sebagai critical engine dalam pemulihan perekonomian nasional dengan menggerakkan ekonomi rakyat hingga pada level terkecil.

Urgensi peran UMKM tersebut menjadi perhatian utama Pemerintah untuk dapat memberikan dukungan bagi UMKM, salah satunya melalui akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Pada tahun 2022, Pemerintah telah mengupayakan perluasan akses pembiayaan yang mudah dan murah bagi pelaku UMKM dengan menetapkan plafon KUR sebesar Rp373,17 triliun.

Baca Juga: KTT W20, Airlangga: Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Jembatani Kesenjangan Disparitas Gender

Hingga kini, penyaluran KUR untuk Triwulan-I tahun 2022 telah mencapai Rp93,34 triliun dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 2,08% dan diproyeksikan akan meningkat signifikan dengan adanya penyaluran KUR bulan Juni 2022 sebesar Rp179,67 triliun.

”Penyaluran KUR memberikan dampak positif terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi, yang pada tahun 2016 berkontribusi sebesar 0,76% terhadap PDB menjadi sebesar 2,08% terhadap PDB pada Triwulan I-2022. KUR juga berkontribusi dalam penyerapan tenaga kerja baru yang pada tahun 2021 berhasil menyerap 12,6 juta tenaga kerja,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Rapat Koordinasi terkait Evaluasi Pelaksanaan Penyaluran KUR pada Semester I tahun 2022 di Kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (22/7/2022).

Berdasarkan pembahasan dalam rapat tersebut, penyaluran KUR pada bulan Juni 2022 meningkat signifikan dan mencapai 41% (yoy) dibandingkan bulan Juni tahun 2021, sehingga Pemerintah optimis dapat mencapai target penyaluran KUR tahun 2022 yang diproyeksikan sebesar Rp373,17 triliun.

Adapun total outstanding KUR sejak bulan Agustus 2015 hingga 30 Juni 2022 sebesar Rp507 triliun dan diberikan kepada 35,96 juta debitur.

Baca Juga: Bertemu Menko Airlangga, AmCham-Pelaku Usaha AS Apresiasi Pemulihan Ekonomi dan Daya Saing Industri Indonesia

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Sumber: ekon.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Emas Kembali Turun

Rabu, 28 September 2022 | 06:39 WIB

Peringati HUT Ke-77, KAI Daop 8 Percepat Laju Kereta Api

Selasa, 27 September 2022 | 17:24 WIB

Dinilai Masih Undervalue, BRI Lakukan Buyback Saham

Selasa, 27 September 2022 | 07:50 WIB

PLN Resmikan Desa Tematik di Sidoarjo

Senin, 26 September 2022 | 14:47 WIB
X