• Rabu, 28 September 2022

Wamendag Jerry Resmikan Platform Digital UMKM Hipakad Terkoneksi 80 Negara, Jaga Ketahanan Ekonomi

- Senin, 4 Juli 2022 | 11:12 WIB
Wamendag Jerry Sambuaga didampingi Ketua Umum DPP Hipakad Hariara Tambunan dan narasumber dari Perwakilan Pangdam III Siliwangi, Kapolda Jabar, Gubernur Jabar, PPID Jabar dan Ketua DPD Hipakad Jabar melakukan peresmian Platform Digital UMKM Hipakad yang terkoneksi 80 negara demi jaga ketaha ekonomi  (AG Sofyan)
Wamendag Jerry Sambuaga didampingi Ketua Umum DPP Hipakad Hariara Tambunan dan narasumber dari Perwakilan Pangdam III Siliwangi, Kapolda Jabar, Gubernur Jabar, PPID Jabar dan Ketua DPD Hipakad Jabar melakukan peresmian Platform Digital UMKM Hipakad yang terkoneksi 80 negara demi jaga ketaha ekonomi (AG Sofyan)
 
 
SUARAKARYA.ID: Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dr (HC) Jerry Sambuaga bersama Ketua Umum DPP Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat  (Hipakad) Hariara Tambunan meresmikan platform digital UMKM Hipakad atau Usaha Mikro Kecil Menengah Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat.
 
Bersamaan moment itu  juga dilangsungkan acara Dialog Kebangsaan DPD Hipakad Jawa Barat dan DPC Hipakad Se-Jabar dengan DPP Hipakad yang dihelat di Hotel Savoy Homann, Bandung, Kamis (30/6/2022).
 
Wamendag Jerry Sambuaga juga bertindak sebagai keynote speaker dalam dialog yang bertajuk : "Fungsi dan Peran Serta Kader Hipakad Dalam Ketahanan Ekonomi dan Perdagangan Makro yang juga dihadiri narasumber perwakilan dari Pangdam III Siliwangi, Gubernur Jawa Barat, Kapolda Jabar, dan Ketua PPAD Jabar.
Pada kesempatan itu, Wamendag Jerry mengapresiasi platform digital yang dibuat oleh DPD Hipakad Jawa Barat. 
 
Menurutnya, inovasi tersebut akan sangat membantu UMKM untuk mengembangkan pasar dan meningkatkan penjualan hingga mampu menembus pasar ekspor dunia. 
 
Sebab platform digital ini akan terkoneksi di 80 negara dan 155 kota besar dari 80 negara yang akan memudahkan UMKM Hipakad mengambil pasar dunia.
 
 
Dengan terobosan yang dibesut UMKM Hipakad ini, Mendag Jerry mengaku siap mensupport kemajuan UMKM
 
Kemendag, kata dia, siap mensupport dari sisi promosi, akses pasar, dan penjualan serta pendampingan untuk pelatihan UMKM yang dibina oleh Hipakad.
 
"Kita selalu cinta UKM dan produk-produk UMKM. Pemerintah punya program Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI). Maka saya selaku representasi pemerintah juga selalu menggunakan produk-produk UMKM buatan anak negeri.
Seperti kemeja saya selalu batik, tenun ikat, hingga arloji, sepatu, dan celana jeans yang saya pakai ini, semua buatan UMKM. Produk Indonesia. Bahkan hand  sanitizer  yang saya gunakan setiap saya pergi juga buatan Indonesia. Saya sebut saja Wardah," beber Wamendag asal Partai Golkar ini.
 
 
"Ini bukti konkret kita cinta sepenuhnya produk Indonesia. Dan memang produknya bagus serta berkualitas. Bahkan banyak yang sudah di ekspor dan dijual di luar negeri," imbuhnya.
 
Dalam paparannya, Wamendag  menjelaskan tentang berbagai hal. Mulai dari neraca perdagangan Indonesia, yang mengalami surplus serta perjanjian perdagangan internasional yang memberikan benefit dan nilai plus bagi pertumbuhan nilai ekspor Indonesia yang signifikan.
 
"Per hari ini kita sudah menyelesaikan 25 perjanjian dagang. 25 perjanjian dagang itu mewakili 5 benua ada semua di benua Eropa, Afrika, Amerika, Asia dan Australia," ujar Jerry.
 
 
Wamendag juga menjelaskan tentang harga komoditas di dalam negeri. Seperti minyak goreng yang harganya masih tinggi
 
Pihaknya memastikan selalu cek langsung ke pasar tradisional, bersama TNI dan Polri untuk mengawal kebijakan harga yang ditetapkan pemerintah.
 
Wamendag Jerry Sambuaga melihat langsung hasil-hasil produksi binaan UMKM Hipakad yang akan siap disupport dan disinergikan oleh Kemendag dalam bidang promosi, akses pasar, manajemen, pendampingan serta pelatihan (AG Sofyan )
 
"Harga migor curah, di pasar tradisional yang saya datangi, blusukan ke pasar-pasar di beberapa wilayah nusantara untuk minyak goreng curah per liter Rp14 Ribu. Untuk yang satu kilo, Rp15.500 per kg saya tanya ke pedagang ada yang bisa jual Rp15 ribu," ujarnya.
 
 
Sementara itu, saat ditanya awak media, terkait adanya harga komoditas yang naik, jelang Idul Adha. Wamendag mengatakan,
kebetulan ia setiap hari ke pasar. Sehingga dia tahu percis fakta di lapangan.
 
"Kami melihat satu per satu pasar. Untuk komoditas minyak goreng di pasar yang saya datangi, turun harganya. Bahkan lebih rendah dari HET (harga eceran tertinggi). Mudah-mudahan harga semakin turun. Harga komoditas lain memang ada yang naik seperti cabe. Tapi kita upayakan mudah-mudahan jelang Idul Adha, kita bisa menstabilkan harga. Dan yang paling penting ketersediaannya cukup dan stok harus aman. Kita kerja keras bersama dengan pemerintah daerah, bersama TNI dan Polri, supaya harga-harga kebutuhan pokok tetap stabil," pungkas putra politisi senior Golkar, Theo L Sambuaga ini.
 
Dukung Penuh Program Pemerintah 
 
Sementara itu, Ketua Umum DPP Hipakad Hariara Tambunan mengatakan, platform digital UMKM Hipakad ini menjadi yang pertama dari ormas di Indonesia yang mampu melahirkan market place langsung terkoneksi secara virtual dengan ribuan UMKM dari keluarga putra-putri Angkatan Darat.
 
 
"Dengan adanya platform digital Hipakad mampu terkoneksi dengan 80 negara dan 155 kota dari 80 negara, yang telah diresmikan oleh Wamendag, Tentu akan memberikan value bagi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan, khususnya UMKM dan seluruh anggota Hipakad," jelas Hariara Tambunan.
 
Ketum Hariara berharap di era digital saat ini, lahirnya platform digital UMKM Hipakad akan semakin mempercepat pengembangan UMKM merebut pasar dunia.
 
Seperti yang diinginkan Presiden Jokowi, Indonesia harus bisa mengambil porsi perdagangan dunia dengan produk-produk UMKM, kata Hariara, Hipakad juga akan berkomitmen mendukung secara all out dengan resource yang dimiliki Hipakad.
 
 
"Hipakad akan terus mendukung dan mengawal semua program pemerintah. Misalnya untuk stabilisasi harga bahan pokok, Hipakad, juga akan ikut memantau harga bahan pokok (bapok). Jika ada komoditas barang dan jasa yang harganya melambung tanpa kendali, kami akan laporkan ke pemerintah, TNI, dan Polri. Agar dilakukan misalnya, operasi pasar dan kebijakan pro-rakyat untuk bisa menstabilkan harga ke posisi ideal," tandas senior di lingkungan anak kolong ini.
 
Ketum DPP Hipakad Hariara Tambunan menekankan kepada jajaran Pengurus dan Anggota Hipakad se-Jawa Barat untuk terus kreatif dan inovatif membuat terobosan baru seperti platform digital UMKM Hipakad untuk berkontribusi kepada bangsa dan negara serta terus mendukung dan mengawal program-program Pemeri (AG Sofyan )
 
Hariara juga memberikan apresiasi tinggi kepada Ketua DPD Hipakad Jabar, Barli Iskandar, yang melalui tim yang dipandu oleh Dewan Pakar, berhasil membangun sebuah sistem digital. Yakni platform digital UMKM Hipakad tersebut.
 
Gratis untuk Platform Digital 
 
Sementara Ketua DPD Hipakad Jabar, Barli Iskandar menjelaskan platform ini merupakan Omni Channel dengan 360 Degree, yang  di dalamnya terdapat platform yang dapat dipergunakan oleh seluruh UMKM melalui U-Directory, yang sekaligus merupakan katalog produk bagi UMKM itu sendiri.
 
 
"Bila kita ingin melakukan virtual exhibition juga disediakan di platform ini yang sudah dilengkapi Virtual Office, E-Magazine, Video Driectory. Dan khusus bagi bidang pariwisata telah tersedia Platform Guide Directory dan E-Travel. Dengan demikian platfom ini merupakan sebuah Virtual MICE Center," tutur Barli.
 
Sistem digital marketing atau platform digital ini, alhamdulillah, kata Barli melalui networking yang dimiliki Hipakad, teleh terkoneksi dengan 80 negara di dunia, terdiri dari 155 kota dan 77 institusi international.
 
Pihaknya berharap dengan terkoneksinya sistem tersebut ke berbagai belahan dunia, Hipakad bisa bekerjasama dengan pihak pemerintah daerah dan pusat, menjadikan networking lebih luas menjadi suatu peluang ekspor berbagai produk dan komoditi.
 
 
Oleh karena, imbuh dia, perlu ditindaklanjuti dengan melaksanakan berbagai program pelatihan UMKM dengan tujuan untuk lebih meningkatkan kualitas SDM dan kualitas produksi bagi para UMKM khususnya anggota Hipakad dan masyarakat pada umumnya. Sehingga memiliki standar ekspor internasional.
 
"Program ini kami buat, sebagai bukti nyata perwujudan Bela Negara sekaligus mendukung program pemerintah dalam memajukan dan menjaga ketahanan ekonomi dan perdagangan secara makro, yang kami persembahkan untuk anggota Hipakad baik di Jawa Barat maupun di seluruh provinsi se-Indonesia serta mitra Hipakad lainnya dengan kelebihan tidak berbayar alias gratis untuk penggunaan platform digital ini," pungkasnya.***

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Emas Kembali Turun

Rabu, 28 September 2022 | 06:39 WIB

Peringati HUT Ke-77, KAI Daop 8 Percepat Laju Kereta Api

Selasa, 27 September 2022 | 17:24 WIB

Dinilai Masih Undervalue, BRI Lakukan Buyback Saham

Selasa, 27 September 2022 | 07:50 WIB

PLN Resmikan Desa Tematik di Sidoarjo

Senin, 26 September 2022 | 14:47 WIB
X