• Minggu, 27 November 2022

Tangani PMK Di Tulungagung, Kementan Turunkan Tim Relawan

- Minggu, 3 Juli 2022 | 16:22 WIB
Relawan atasi PMK di Tulungagung (Ist)
Relawan atasi PMK di Tulungagung (Ist)

SUARAKARYA.ID: Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menjamin pelaksanaan kegiatan Idul Adha bakal berjalan aman dan lancar meski di tengah adanya wabah PMK (Penyakit Kuku dan Mulut) yang saat ini tengah melanda hewan ternak.

Hal tersebut menurur Mentan SYL wabah PMK bukan wabah yang berbahaya untuk manusia. Selain tidak bisa menular ke manusia, daging sapi saat ini juga masih aman untuk dikonsumsi.

"Jajaran Kementan bersama 16 daerah yang terkontaminasi PMK menyatakan siap menghadapi Idul Qurban dan meski ada PMK, pasokan sapi yang ada tidak bersoal," ujar Mentan.

Baca Juga: PPDB SMA Masuk Tahap 2, PPDB SMP Siap-siap Ini Jadwalnya Untuk Kota Depok

Baca Juga: PLN Perkenalkan Paving Dan Batako yang Lebih Kuat Berbahan FABA, Dukung Pembangunan Kampung Nelayan Maju

Oleh karenanya, Mentan SYL optimis dapat menangani adanya wabah virus PMK dalam waktu dekat yang saat ini menyerang peternak. Meski demikian Mentan mengatakan agar semua pihak turun langsung dan terlibat dalam penanganan virus PMK.

Menurutnya wabah PMK yang mewabah saat ini bisa ditangani dengan beberapa strategi pendekatan yang bakal dilakukan. Pertama Mentan mengajak untuk menerapkan strategi intelektual sebagai langkah percepatan. Selain itu Mentan SYL juga menerapkan strategi manajemen sebagai langkah penguatan dan ketiga adalah strategi perilaku sebagai langkah bersama dalam menghilangkan PMK.

Menindaklanjuti arahan Mentan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Dedi Nursyamsi menyatakan kesiapan seluruh jajaran BPPSDM untuk mendukung negara menghadapi PMK. "Oleh karenanya kita harus bantu petugas, bantu peternak dengan segala kemampuan agar PMK bisa segera ditanggulangi dan peternak kita kembali bersemangat untuk beternak, terutama sapi perah dan sapi potong, serta ternak berkuku genap lainnya", tegas Dedi.

Pernyataan pria yang akrab disapa Prof. Dedi ini pun segera ditindaklanjuti oleh Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis dibawah BPPSDMP.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Komisi 6 DPR RI Dorong Sektor UMKM Tingkatkan Ekspor

Sabtu, 26 November 2022 | 22:26 WIB
X