• Jumat, 12 Agustus 2022

Menko Airlangga Inginkan Indonesia Di Presidensi G20 Jadi Bridge Builder Negara Maju Dan Berkembang

- Kamis, 23 Juni 2022 | 22:12 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menginginkan Indonesia sebagai Presidensi G20 jadi Bridge Builder negara maju dan berkembang disampaikannya pada Kick Off Events yang mengusung sub tema “Pangan Nusantara” (AG Sofyan)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menginginkan Indonesia sebagai Presidensi G20 jadi Bridge Builder negara maju dan berkembang disampaikannya pada Kick Off Events yang mengusung sub tema “Pangan Nusantara” (AG Sofyan)

Baca Juga: Plenary Session CONFINTEA VII, Menko Airlangga Paparkan Kartu Prakerja Mampu Jangkau Orang-orang Tak Terwakili

Dukungan kegiatan sektor pangan dan agribisnis akan melibatkan lebih banyak lapisan masyarakat, mulai dari petani selaku produsen, BUMN, UMKM, eksportir, pelaku pasar, serta Kementerian/Lembaga (K/L) terkait baik di pusat maupun di daerah.

Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Musdhalifah Machmud saat menyampaikan laporan dalam kesempatan yang sama sangat berharap melalui dukungan kegiatan ini, dapat menjadi momentum lahirnya berbagai inovasi teknologi, kerja sama, peluang investasi, dan pasar ekspor untuk sektor pangan dan agribisnis Indonesia.

Deputi Musdhalifah juga menyampaikan adanya dukungan kepada Presidensi G20 diharapkan bisa memberikan manfaat dan memaksimalkan peluang yang ada dalam perhelatan Presidensi G20 ini untuk meningkatkan ekonomi rakyat Indonesia, khususnya di sektor pangan dan agribisnis.

Baca Juga: Wakili Presiden Jokowi, Menko Airlangga Dorong T20 - S20 Ciptakan Warisan Presidensi G20 Indonesia Untuk Dunia

Rangkaian kegiatan diawali dengan Karnaval Panen Raya yang memamerkan berbagai produk pangan unggulan Indonesia yang di arak dalam 8 buah gunungan dengan diiringi Pasukan Pembawa Bendera Merah Putih, Marching Band, serta ondel-ondel.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menperin, Menteri KKP, Menteri Koperasi dan UKM, Menkominfo, Wamendag memukul kentongan menandai Indonesia kegiatan pangan dan agribisnis dengan isu utama Pangan Indonesia untuk dunia yang lebih baik (AG Sofyan )

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menyampaikan, “Kolaborasi penting untuk perbaikan tata kelola pangan, hal ini pun sesuai yang diamanahkan Presiden Joko Widodo pada Sidang Kabinet Paripurna kemarin diperlukan sebuah orkestrasi yang baik antara Kementerian/Lembaga, BUMN, Swasta dan daerah untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri maupun peningkatan produksi pangan untuk potensi ekspor pangan Indonesia.”

Lebih lanjut, saat menjawab sejumlah pertanyaan media dalam sesi doorstop, Menko Airlangga juga memberikan penjelasan terkait dengan efisensi dan efektivitas produksi hasil pertanian, diversifikasi pangan, ekspor, harga bahan pangan, ketersediaan pupuk, hingga penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.

Baca Juga: Sesi Dialog 3G Singapura, Airlangga: Tiga Prioritas Presidensi G20 Indonesia Wujudkan Pemulihan Bersama

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

RUU PDP Wujud Pengembangan Ekonomi Digital

Jumat, 12 Agustus 2022 | 18:00 WIB

PJB Tanam 5000 Pohon Balangeran di Event HKAN

Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:42 WIB
X