• Senin, 15 Agustus 2022

PLN Sukses Gunakan 100 Persen Biomassa Untuk Bahan Bakar PLTU

- Jumat, 17 Juni 2022 | 13:59 WIB
PLN melalui PJB usai melakukan uji coba
PLN melalui PJB usai melakukan uji coba

 

SUARAKARYA.ID: PLN (Persero) melalui anak usahanya PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) berhasil melakukan uji coba penggunaan 100 persen Biomassa cangkang kelapa sawit untuk bahan baku pengganti batu bara (firing).

Uji coba di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berkapasitas 2x7 megawatt (MW) Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau milik PLN  ini merupakan yang pertama di Indonesia, sekaligus jawaban masa depan energi bersih di Tanah Air.

Menurut Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, co-firing maupun full firing Biomassa digadang untuk mendukung target bauran energi baru terbarukan nasional. "Ini bentuk konsistensi PLN Group dalam menghadirkan energi bersih untuk Indonesia yang lebih baik," ujarnya.

Baca Juga: Bank Jatim Dan Pemkot Surabaya Percepat Digitalisasi Sekolah Lewat KatePay

Sementara Direktur Operasi 1 PT PJB Yossy Noval menjelaskan, bahwa pengujian 100% Biomassa firing di PLTU Tembilahan dilaksanakan secara bertahap sesuai prosedur yang direncanakan. Tahap awal dimulai dari 25 persen penggunaan biomassa sebagai bahan bakar pengganti pada Minggu (12/6/2022) hingga selesai 100 persen firing biomassa pada Rabu (15/6/2022).

Evaluasi dilaksanakan setelah pengujian selesai dilakukan. Berdasarkan evaluasi bersama, didapatkan hasil pemantauan teknis yang menunjukkan parameter operasi masih dalam batasan normal, beban 7 MW dapat dijaga dengan stabil, dan tidak terjadi load derating hingga maksimum 100 persen Biomassa.

Sebaliknya, data menunjukkan potensi perbaikan fuel flow dan NPHR cukup signifikan prosentasenya karena cangkang sawit memiliki nilai kalori yang tinggi. Dari aspek lingkungan, cangkang kelapa sawit memiliki kadar sulfur yang lebih rendah dari batu bara sehingga emisi yg dihasilkan juga menunjukkan penurunan.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Kediri Sosialisasikan Permenaker No 4 Tahun 2022

Adapun cangkang yang digunakan berasal dari limbah perkebunan, rendah abu dan termasuk sebagai karbon netral, sehingga akan berimbas kepada lingkungan yang lebih baik.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BTN Gelar KPR BTN Merdeka dalam IPEX 2022

Minggu, 14 Agustus 2022 | 15:18 WIB

FAO Bangga Indonesia Capai Swasembada

Minggu, 14 Agustus 2022 | 15:02 WIB

RUU PDP Wujud Pengembangan Ekonomi Digital

Jumat, 12 Agustus 2022 | 18:00 WIB
X