• Selasa, 9 Agustus 2022

Sinergi GCRG Dan G20 Menurut Menko Airlangga Untuk Menyeimbangkan Kepentingan Seluruh Anggota Tanpa Tertinggal

- Jumat, 10 Juni 2022 | 23:31 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto,  pembentukan GCRG sendiri untuk mengadvokasi dan memfasilitasi konsensus global (Kemenko Perekonomian)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, pembentukan GCRG sendiri untuk mengadvokasi dan memfasilitasi konsensus global (Kemenko Perekonomian)

SUARAKARYA.ID: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, pemerintah berkomitmen mendorong anggota G20 untuk bekerja sama menyeimbangkan kepentingan di seluruh keanggotaan yang beragam.

Airlangga menyampaikan, semangat ini dibawa Indonesia dalam forum G20 maupun Presiden Joko Widodo di Global Crisis Response Group (GCRG) sebagai perwakilan Presidensi G20.

“Indonesia sebagai Presidensi G20 berkomitmen menyeimbangkan kepentingan di seluruh anggota untuk memastikan tidak ada yang tertinggal,” tutur Airlangga dalam keterangan, Jumat (10/6/2022).

Pembentukan GCRG sendiri untuk mengadvokasi dan memfasilitasi konsensus global terhadap aksi-aksi untuk menghindari, memitigasi, dan merespons dampak krisis.

Ada sejumlah krisis yang saat ini mengancam negara-negara di dunia terutama mereka yang masih rentan. Mulai dari krisis pangan, energi, dan keuangan, sebagai akibat pandemi Covid-19 dan perang Ukraina-Rusia.

Meski dipercaya untuk berfokus pada solusi keuangan, Indonesia tetap membuka diri untuk ikut menyampaikan masukan, saran, dan rekomendasi terkait krisis pangan dan energi.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso selaku Sherpa GCRG menuturkan, PBB mengharapkan peranan penting Indonesia sebagai Presidensi G20.

Menurutnya, GCRG dan G20 diharapkan dapat berkolaborasi untuk memastikan ketahanan pangan dan nutrisi global yang berkelanjutan. G20 juga perlu menyelaraskan agenda transisi energi yang mendukung upaya pencapaian SDGs, memastikan akses energi yang berkelanjutan, handal dan terjangkau dan mendorong kemudahan akses pendanaan dan teknologi bagi negara berkembang.

“Sinergi G20 dan GCRG juga perlu diupayakan dalam kebijakan keuangan dan moneter global terutama untuk membantu negara-negara yang menghadapi hutang,” kata Sesmenko Susiwijono.

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Sumber: Rilis

Tags

Terkini

Friktion Bersiap Luncurkan Strategi Baru Volt#5

Selasa, 9 Agustus 2022 | 06:36 WIB

KPPU Kanwil IV Tangani 13 Laporan Masyarakat

Senin, 8 Agustus 2022 | 20:02 WIB
X