• Sabtu, 13 Agustus 2022

Kementan Segera Kukuhkan 15 Petani Muda Sebagai Young Ambassador

- Rabu, 8 Juni 2022 | 05:35 WIB
Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi (tengah) (Ist)
Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi (tengah) (Ist)

SUARAKARYA.ID: Untuk memaksimalkan pembangunan pertanian, serta menjaring lebih banyak petani milenial, Kementerian Pertanian melakukan penjurian dan segera mengukuhkan 15 Young Ambassador Program YESS Tahun 2022, di Ruang Diorama BPPSDMP, Jakarta, Selasa (7/6/2022).

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) berkomitmen menyiapkan sumber daya manusia pertanian yang maju , mandiri , berdaya saing dan berjiwa kewirausahaan.

“Kita ingin pertanian diisi oleh banyak petani muda, petani milenial. Karena, mereka lah yang akan membawa perubahan bagi pertanian dengan inovasi-inovasi dan terobosan. Oleh sebab itu, Young Ambassador ini kita harapkan bisa mengajak atau menjadi contoh sukses agar anak-anak muda lainnya mau terjun ke pertanian,” kata Mentan SYL.

Baca Juga: Ketua PWI Pusat Launching Situs PWI Sumut

Baca Juga: Pemerintah Perlu Kaji Ulang Kebijakan Menaikkan Harga Tiket Naik Candi Borobudur

Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi, mengatakan telah mencanangkan program penumbuhan wirausaha muda pertanian untuk mempercepat regenerasi petani melalui program Youth Entrepreneurship and Employment Support Service ( YESS ).

Program ini didanai oleh loan dari Interational Fund for Agricultural Development ( IFAD ) dengan lokasi sasaran program yang berada di 4 ( empat ) provinsi yaitu Jawa Barat di Kabupaten Cianjur , Tasikmalaya , Subang , Sukabumi . Jawa Timur di Kabupaten Pacitan , Tulungagung , Malang , Pasuruan . Kalimantan Selatan di Kabupaten Banjar , Tanah Laut , Tanah Bumbu . Sulawesi Selatan di Kabupaten Bone , Maros , Bantaeng , Bulukumba.

“Tujuan dari program ini adalah untuk mempercepat regenerasi petani dan wirausaha muda, serta ketenagakerjaan di sektor pertanian,” kata Dedi Nursyamsi.

Menurutnya, sebagai bagian dari Program YESS, dibutuhkan kegiatan yang dapat mengubah narasi pertanian dalam persepsi kaum muda sehingga pertanian tidak dianggap sebagai pekerjaan sampingan tanpa inovasi, dengan pendapatan rendah.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

RUU PDP Wujud Pengembangan Ekonomi Digital

Jumat, 12 Agustus 2022 | 18:00 WIB

PJB Tanam 5000 Pohon Balangeran di Event HKAN

Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:42 WIB
X