• Senin, 15 Agustus 2022

BPJS Ketenagakerjaan Garap Kepesertaan Sektor Informal Jawa Timur

- Senin, 30 Mei 2022 | 15:18 WIB
BPJS Ketenagakerjaan garap kepesertaan dari pekerja sektor informal, salah satunya para tukang becak. (Istimewa)
BPJS Ketenagakerjaan garap kepesertaan dari pekerja sektor informal, salah satunya para tukang becak. (Istimewa)

 

SUARAKARYA.ID: BPJS Ketenagakerjaan atau biasa dipanggil BPJAMSOSTEK terus berupaya memberikan jaminan perlindungan sosial bagi seluruh pekerja di Jawa Timur. Kali ini mereka fokus menggarap pekerja sektor informal dalam coverage kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur.

Menurut Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Deny Yusyulian, perlindungan sosial pada seluruh pekerja formal maupun informal adalah hak dasar yang wajib diperoleh pekerja.

"Resiko sosial dan ekonomi pada kasus kecelakaan kerja sangat riskan terjadi. Untuk menjamin perlindungan bagi pekerja dan keluarga, keikutsertaan dalam program BPJS Ketenagakerjaan menjadi hal yang wajib diberikan," ujarnya, Senin (30/5/2022).

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Kediri Dorong Para Mitra Shopee Jadi Peserta BPU

Deny menjelaskan, bahwa setiap pekerja dalam sektor informal yang bukan karyawan perusahaan/instansi seperti pekerja keagamaan (guru ngaji, marbot masjid), petani, nelayan, pengemudi ojek online dan pedagang pasar, sudah bisa mengikuti program Bukan Penerima Upah (BPU).

Di Jawa Timur sendiri baru 379.364 jiwa dari total 7.130.059 pekerja sektor informal yang terdaftar program BPU. Artinya baru 5,32 persen dari keseluruhan.

“Kalau karyawan formal (perusahaan dan instansi) biasanya sudah didaftarkan BPJS Ketenagakerjaannya oleh HRD Perusahaan masing-masing. Tapi untuk posisi pekerja informal kan tidak ada yang mendaftarkan, jadi bisa mengikuti program BPU,” ujarnya.

Baca Juga: Cari Eril, Relawan Asal Indonesia Di Eropa Ikut Bantu Sisir Sungai Aare Swiss

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BTN Gelar KPR BTN Merdeka dalam IPEX 2022

Minggu, 14 Agustus 2022 | 15:18 WIB

FAO Bangga Indonesia Capai Swasembada

Minggu, 14 Agustus 2022 | 15:02 WIB

RUU PDP Wujud Pengembangan Ekonomi Digital

Jumat, 12 Agustus 2022 | 18:00 WIB
X