• Minggu, 3 Juli 2022

Airlangga: Indonesia Di Posisi Sentral Pemulihan Ekonomi Dan Pengaturan Transisi Energi

- Kamis, 26 Mei 2022 | 10:09 WIB
 (Foto: Kemenko Ekonomi)
(Foto: Kemenko Ekonomi)

SUARAKARYA.ID: Langkah-langkah mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) dengan mengalihkan penggunaan energi fosil menjadi energi baru terbarukan (EBT) harus terus dipikirkan. Hal ini seiring dengan terus berkembangnya isu perubahan iklim, salah satunya akibat dominasi penggunaan bahan bakar fosil sehingga menimbulkan emisi GRK di atmosfer bumi.

Demikian Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekonomi) Airlangga Hartarto, dalam Jakarta Post Webinar bertema “G20 Energy Transition: Toward Zero-Emission Partnerships”, Selasa (24/5/2022) sebagaimana dirilis di aman resmi Kemenko Ekonomi.

“Penting bagi kita untuk mengenali situasi yang dihadapi, serta perlu memastikan bahwa kita sudah menyeimbangkan permintaan saat ini untuk energi konvensional, sambil tetap berkomitmen pada upaya transisi energi,” ujar Airlangga.

Baca Juga: Kadispenad: Kasad Tidak Akan Mentolerir Setiap Pelanggaran Hukum

Karena, pada saat yang sama, kata Airlangga, dunia saat ini berada dalam terpaan krisis pangan, energi, dan keuangan yang dipicu oleh gejolak konflik di Ukraina, dan pandemi Covid-19 yang masih terus berlanjut meski jumlah kasus sudah menurun drastis.

Kemenko Ekonomi selaku Sherpa GCRG (Global Crisis Response Group) telah menggelar pertemuan pertama tingkat Kepala Negara/ Kepala Pemerintahan dari Pertemuan Pertama Champions Group of the GCRG on Food, Energy, and Finance secara virtual, Jumat (20/5/2022) lalu.

Dalam pertemuan tersebut Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyebut kompleksitas situasi yang dihadapi saat ini terkait kondisi pangan, energi dan keuangan dunia. Pertemuan itu sendiri membahas rekomendasi solusi untuk mengatasi tantangan besar yang sal8ng terkait dalam mewujudkan ketahanan pangan, energi, dan keuangan global, akibat konflik Rusia-Ukraina.

Baca Juga: Ini Doa Sang Anak Atas Pernikahan Idayati Dengan Ketua MK Anwar Usman

Dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup baik, menurut Airlangga, meski di tengah pandemi, masyarakat Indonesia memiliki kebutuhan energi yang besar untuk menunjang aktivitasnya.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X