• Minggu, 3 Juli 2022

Pemerintah Dorong Perluasan Sektor Industri Untuk Akselerasi Pemulihan Ekonomi

- Rabu, 25 Mei 2022 | 14:34 WIB
Airlangga Hartarto. (Kemenko Ekonomi.)
Airlangga Hartarto. (Kemenko Ekonomi.)

SUARAKARYA.ID: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan industri merupakan salah satu sektor produktif yang memainkan peran penting dalam mengakselerasi gerak roda perekonomian nasional di tengah momentum pemulihan ekonomi pasca pandemi saat ini.

“Dalam strategi mendorong pemulihan ekonomi nasional, Pemerintah Indonesia juga meningkatkan investasi di tingkat daerah dan mendorong perluasan industri melalui pembentukan pusat-pusat kegiatan ekonomi baru di tingkat daerah,” ujar Menko Airlangga dalam keterangan tertulis, Rabu (25/5/2022).

Menurut Airlangga, pentingnya sektor industri tidak terlepas dari perannya sebagai leading sector yang mampu memacu pembangunan sektor lain, penyerap tenaga kerja dengan jangkauan yang luas, serta pemberi nilai tambah terhadap output yang dihasilkan.

Baca Juga: Jokowi: APBN, APBD, Anggaran BUMN Uang Rakyat, Jangan Untuk Beli Barang Impor

Sektor industri menunjukkan optimisme yang kian meningkat, terlihat dari pencapaian indeks PMI manufaktur Indonesia pada April 2022 sebesar 51,9 atau meningkat dari 51,3 pada Maret 2022. Hal ini menunjukkan ada peningkatan permintaan dan output baru tingkat pertumbuhan yang lebih cepat dan peningkatan lapangan kerja.

Dengan peluang dan peran penting sektor industri tersebut, pemerintah kian melanjutkan dukungan untuk mengembangkannya melalui berbagai kebijakan. Salah satunya lewat pengembangan sektor industri dengan membangun kawasan ekonomi strategis.

Hal itu dimaksudkan untuk mendorong daya saing sektor industri dengan memberikan insentif kepada Kawasan Industri atau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), serta mendukung pembangunan infrastruktur di sekitar kawasan.

Baca Juga: Saksi Nikah Ketua MK-Idayati, Diganti Dari Mensesneg Menjadi Wakil Presiden

Adapun pembangunan tersebut akan mengikuti kerangka berkelanjutan dan ramah lingkungan, sejalan dengan kesepakatan bersama di tingkat global yang tercermin dalam 17 pilar Sustainable Development Goals (SDGs).

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Sumber: Kemenko Ekonomi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X