• Minggu, 25 September 2022

Dukung G20 Hutama Karya Berkomitmen Kembangkan Teknologi Infrastruktur

- Selasa, 12 April 2022 | 11:31 WIB
Dukung G20 Hutama Karya berkomitmen kembangkan Teknologi Infrastruktur
Dukung G20 Hutama Karya berkomitmen kembangkan Teknologi Infrastruktur

 

SUARAKARYA.ID: PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) mendukung Indonesia sebagai Presidensi G20 melalui komitmen untuk terus mengembangkan teknologi di bidang infrastruktur. Sesuai dengan agenda G20 di Indonesia, pemerintah dan 19 negara anggota bersepakat mempertajam peran investasi infrastruktur selama dan setelah pandemi dengan berfokus pada empat agenda utama.

Agenda tersebut, antara lain meningkatkan investasi infrastruktur berkelanjutan atau
sustainable infrastructure dengan mendorong partisipasi sektor swasta, menekankan peran
infrastruktur dalam mendorong inklusi sosial dan mengurangi kesenjangan antar daerah,
meningkatkan investasi infrastruktur digital dan penggunaan teknologi dalam infrastruktur,
serta mendorong infrastruktur transformatif usai Covid-19.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Tjahjo Purnomo
mengatakan bahwa Hutama Karya telah menerapkan teknologi infrastruktur tersebut. Saat ini, hampir 100 persen proyek Hutama Karya telah menerapkan metode Building Information Modelling BIM yang terintegrasi dengan aspek project management, meliputi Proyek Bangunan Gedung, Bangunan Air, Jalan dan Jembatan hingga EPC.

“Hutama Karya berkomitmen untuk konsisten menerapkan dan mengimplementasikan BIM
pada proses bisnis dan proyek-proyek yang dijalankannya. Dengan demikian, implementasi
BIM dapat membantu optimalisasi setiap proyek yang digarap oleh Hutama Karya,” ujar
Tjahjo.

Lebih lanjut Tjahjo menambahkan bahwa penerapan BIM salah satunya dilakukan di Jalan Tol ruas Serbelawan – Pematang Siantar. Di sana, BIM dilakukan secara end to end serta langkah awal menuju digital twins dengan data streamline dari fase perencanaan, desain, konstruksi, hingga operasional. Implementasi teknologi digital pada proyek ini dilakukan pada seluruh life cycle proyek.

“Dimulai dengan digital survey menggunakan Light Detection and Ranging (LiDAR), engineering design, BIM Modeling, analisa, serta pemilihan trase yang berdampak
pada proyek menjadi lebih baik, lebih cepat dan lebih efisien,” imbuh Tjahja

Masih terkait jalan tol, Hutama Karya juga telah memasang kamera Electronic Traffic Law
Enforcement (ETLE) di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni – Terbanggi Besar. Ini menjadi jalan tol pertama yang menerapkan tilang elektronik di Indonesia. “Apabila mobil melaju dengan kecepatan lebih dari 100 km per jam, pengendara tersebut akan langsung ditilang oleh polisi di wilayah tersebut. Tilang elektronik ini juga menjadi komitmen Hutama Karya dalam menekan kecelakaan di jalan tol,” terang Tjahjo.

Selain itu, seluruh jalan tol yang dikelola oleh Hutama Karya juga menerapkan Intelligent
Traffic System (ITS) dalam hal pendeteksian kondisi lalu lintas secara real time serta
penyampaian secara otomatis kepada pengguna jalan, Weigh in Motion (WIM) dalam
menciptakan bebas kendaraan overload, serta pengembangan aplikasi HK Toll Apps sebagai
media informasi seputar tol berbasis mobile.
Tjahjo menambahkan bahwa infrastruktur yang dibangun Hutama Karya menjadi komitmen untuk bangkit usai pandemi Covid-19. Sesuai dengan tagline G20 tahun ini "Recover Together, Recover Stronger", perusahaan meyakini melalui infrastruktur pemulihan ekonomi menjadi lebih cepat.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KemenPUPR Bersama OASE KIM Sosialisasikan Hidup Bersih

Kamis, 22 September 2022 | 20:06 WIB
X