• Minggu, 3 Juli 2022

Puteri Komarudin Tegaskan ADK OJK Terpilih Harus Mampu Atasi Soal Industri Jasa Keuangan Rugikan Rakyat

- Minggu, 10 April 2022 | 18:46 WIB
Anggota Komisi XI DPR RI, Puteri Komarudin mengingatkan Pimpinan OJK yang terpilih mampu mengatasi persoalan industri jasa keuangan yang telah merugikan masyarakat banyak (AG Sofyan)
Anggota Komisi XI DPR RI, Puteri Komarudin mengingatkan Pimpinan OJK yang terpilih mampu mengatasi persoalan industri jasa keuangan yang telah merugikan masyarakat banyak (AG Sofyan)
 
 
SUARAKARYA.ID: Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar Puteri Komarudin menegaskan pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang terpilih nantinya harus mampu menyelesaikan berbagai persoalan di industri jasa keuangan yang selama ini belum terselesaikan dan tertuntaskan serta masih banyak masalah yang "menggantung".
 
“Selama ini industri keuangan kita diterpa berbagai persoalan baik di bidang perbankan, asuransi, hingga pasar modal. Bahkan, beberapa persoalan sampai saat ini masih belum terselesaikan, seperti kasus gagal bayar Jiwasraya, Bumiputera, Asuransi WanaArtha, Kresna dan puluhan perusahaan asuransi serta perusahaan investasi lainnya. Termasuk masih maraknya pinjaman online (pinjol) ilegal," tegas Puteri Komarudin disela-sela  Uji Kepatutan dan Kelayakan Komisi XI DPR RI untuk memilih Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (ADK OJK) Periode 2022-2027 di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta.
 
 
Hal-hal seperti ini, kata Puteri menjadi pekerjaan rumah yang belum sanggup dibereskan oleh ADK OJK yang sudah akan selesai masa tugasnya sehingga
menjadi tantangan tersendiri untuk diselesaikan oleh ADK OJK terpilih selanjutnya.
 
Karenanya, Anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR RI ini mengimbau agar pimpinan OJK nantinya harus mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap industri jasa keuangan melalui peningkatan kinerja perlindungan konsumen.
 
 
“Saya kembali tekankan pemimpin OJK terpilih harus berkomitmen untuk segera menyelesaikan kasus-kasus yang terus mengikis kepercayaan publik dan mengganggu keberlangsungan industri jasa keuangan ke depan. Bersamaan itu pula, OJK perlu harus terus meningkatkan aspek perlindungan konsumen untuk memulihkan dan menjamin kepercayaan masyarakat. Termasuk, aspek edukasi dan literasi keuangan juga perlu terus diupayakan secara intens dan masif,” urai Srikandi Milenial Beringin ini.
 
 
Lebih lanjut, Wakil Rakyat Dapil Jabar VII (Kabupaten Bekasi, Karawang, Purwakarta) ini juga mengingatkan berbagai tantangan dan dinamika sektor keuangan yang semakin dinamis dan kompleks agar dapat diantisipasi cepat oleh pimpinan OJK ke depan.
 
 
Ketua Bidang Keuangan dan Pasar Modal DPP Partai Golkar ini juga berharap pimpinan OJK terpilih bisa semakin memperkuat kinerja OJK dalam memajukan industri jasa keuangan di Indonesia.
 
Legislator Perempuan Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin menerima sejumlah perwakilan nasabah atau Pemegang Polis dari sejumlah industri asuransi atas pernyataan gagal bayar kewajiban perusahaan asuransi kepada nasabah yang diduga juga lemahnya pengawasan dan kontrol dari OJK RI tersebut (AG Sofyan)
 
ADK OJK yang terpilih nantinya harus memiliki latar belakang dan pengalaman karir yang mumpuni di sektor jasa keuangan. Yang tak kalah pentingnya, mereka merupakan pemimpin yang visioner, berintegritas, berani ambil risiko, dan menghasilkan terobosan. Dengan begitu, harapannya, OJK bisa menjadi motor untuk mengembangkan sektor keuangan yang semakin produktif, aman, dan berkelanjutan serta tidak hanya jadi macam ompong belaka ,” pungkas sulung dari Ade Komarudin, Wakil Ketua DPR ke 17 ini. ***

Editor: Pudja Rukmana

Sumber: Liputan langsung narasumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X