Kurangi Emisi Karbon, Sinar Mas Land Konservasi Hutan Bakau Seluas 43 Hektare Di Nuvasa Bay Batam

- Senin, 28 Maret 2022 | 16:03 WIB
Pengembangan di Nuvasa Bay dapat berjalan seimbang dengan upaya pelestarian lingkungan  (Sinar Mas Land)
Pengembangan di Nuvasa Bay dapat berjalan seimbang dengan upaya pelestarian lingkungan (Sinar Mas Land)

SUARAKARYA.ID: Pohon bakau memiliki peran yang sangat vital dalam kelangsungan ekosistem darat dan laut, khususnya di wilayah Nongsa, Batam. Sejalan dengan pengembangan yang dilakukan di wilayah tersebut, Sinar Mas Land turut mengambil langkah dalam pelestarian hutan bakau seluas 43 hektare di dalam area Nuvasa Bay.

Kegiatan konservasi tersebut bertujuan untuk menjaga sekaligus mengoptimalkan fungsi utama hutan bakau yang merupakan salah satu elemen di ekosistem pesisir Batam. Hutan bakau dapat menahan abrasi, hingga menjadi benteng penahan ketika tsunami terjadi.

Baca Juga: Jelang Ramadhan 1443 H, Golkar Hidup Dan Guyubkan UMKM Dengan Bazar Murah, Airlangga: Semoga Laris Manis

Di sisi lain, keberadaan tanaman bakau juga dapat menjaga kelestarian biota darat dan laut di daerah tersebut. Konservasi hutan bakau mampu berperan dalam menanggulangi pemanasan global dengan menyerap emisi karbon dan memiliki kemampuan menyimpan karbon tiga hingga lima kali lebih besar dibanding hutan hujan tropis lainnya. Pelestarian hutan bakau ini juga merupakan salah satu upaya Sinar Mas Land untuk mengurangi emisi karbon dalam setiap operasi bisnisnya.

CEO East Indonesia Sinar Mas Land, Franky Najoan mengatakan, “Kelestarian alam akan sangat berpengaruh pada eksistensi kehidupan manusia, termasuk hutan bakau yang sudah menjadi bagian erat lanskap wilayah Nongsa. Kami harap pengembangan di Nuvasa Bay dapat berjalan seimbang dengan upaya pelestarian lingkungan sehingga nantinya masyarakat dapat menikmati kenyamanan kerja dan tinggal di kawasan yang maju dan asri.” 

Baca Juga: KIZO Residence, Kolaborasi Mitsubishi Corporation Dan Sinar Mas Land Siap Gebrak Pasar Properti Jakarta

Dalam kegiatan tersebut, perusahaan juga menggandeng instansi Pemerintah Daerah dan sejumlah LSM. Salah satu upaya utama yang dilakukan adalah reboisasi atau penanaman kembali hutan bakau yang sudah rusak. Masyarakat turut berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan rasa kepemilikan dan kebersamaan. 

Nuvasa Bay berada di atas lahan seluas 228 hektare dengan garis pantai sepanjang 1,2 km yang menghadap langsung ke Singapura. Di dalamnya terdapat Nongsa D-Town yang merupakan salah satu kawasan bisnis potensial untuk masa depan Kota Batam. Lokasinya sangat strategis, yaitu sekitar 30 menit dari pusat Kota Batam, bahkan hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit ke Singapura melalui Nongsa Pura Ferry terminal yang berjarak 2 km dari Nuvasa Bay, dan 15 menit menuju Bandar Udara Internasional Hang Nadim. Keunikan konsep hunian Nuvasa Bay dihadirkan melalui perpaduan desain bernuansa resor dengan lingkungan yang dikelilingi oleh laut, pantai, lapangan golf, danau, dan hutan bakau. ***

 

 

Editor: Gungde Ariwangsa

Sumber: Rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KemenPUPR dan Menteri Korsel Komit Bangun IKN

Kamis, 23 Maret 2023 | 00:27 WIB
X