• Minggu, 25 September 2022

Ganjar Pranowo Bikin Dubes Singapura Kesengsem Investasi Di Jateng

- Kamis, 10 Maret 2022 | 14:26 WIB
Ganjar Pranowo.
Ganjar Pranowo.

SUARAKARYA.ID: Duta Besar Singapura untuk Indonesia Anil Kumar Naya menemui Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di Kantor Gubernur, Rabu (9/3/2022). Dubes kesengsem investasi di Jateng, terutama di Kendal Industrial Park.

“Bincang-bincang antara Singapura sama Jawa Tengah. Kami sudah ada cukup lama investasi dari Singapura ke Jawa Tengah. Menurut saya, ini (investasi Singapura di Jateng) masih urutan ketiga,” kata Anil, seusai bertemu Ganjar.

Di antara yang dibicarakan keduanya adalah soal rencana investasi Singapura di Kendal Industrial Park. Anil mendapat informasi dari gubernur, saat ini progres di Kendal Industrial Park juga sangat bagus. Tercatat sudah ada 69 investor di sana, dengan ratusan pekerja. Ada pula Politeknik Industri Furniture dan Pengolahan Kayu, yang memberikan skill screening untuk masyarakat dan mahasiswa yang ada di sana, agar investor yang masuk bisa mendapatkan pekerja dari mahasiswa Politeknik tersebut.

“Kami tadi diskusi, dari momentum itu agar bisa dapat lebih banyak invesment (investasi) dari Singapura maupun lewat Singapura untuk Industrial Park (Kendal Industrial Park),” pungkasnya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, Singapura memang serius untuk sama-sama mengembangkan Kendal Industrial Park ini.

“Tadi dubes menyampaikan dan kami sambut dengan senang. Karena ini tidak hanya sekadar invest cari untung, tapi bagaimana mengembangkan kawasan termasuk mengembangkan masyarakatnya,” kata Ganjar.

Pihaknya meminta masyarakat Kendal menyiapkan diri. Misalnya belajar desain, engineering, hingga belajar menjadi bagian dari penjualan (menyublisensikan) yang ada di Kendal Industrial Park.

Ganjar berharap akan banyak sekolah kejuruan yang bisa mensuplai tenaga yang dibutuhkan. Termasuk, bisa bikin desain perencanaan tenaga kerja yang ada di kawasan akan seperti apa, berapa jumlahnya, dan kapan dibutuhkan. Serta nantinya bisa dilakukan rekrutmen umum.

Adapun yang sampai saat ini menjadi pekerjaan rumah bersama adalah perihal infrastruktur transportasi, seperti pelabuhan dan transportasi darat yang ada di sana.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KemenPUPR Bersama OASE KIM Sosialisasikan Hidup Bersih

Kamis, 22 September 2022 | 20:06 WIB
X