• Sabtu, 20 Agustus 2022

Kurangi Gap, Putkom Dorong Integrasi Kepentingan Pemuda di Kota dan Desa

- Rabu, 2 Maret 2022 | 00:42 WIB
Ketua Delegasi Indonesia Y20 Italia 2021 Puteri Komarudin yang juga Anggota Komisi XI DPR RI bersama Lead Co-Chairs T20 Bambang Brodjonegoro, U20 Co-Chair Jabar, Ridwan Kamil,  U20 Co-Chair DKI Anies Baswedan mendorong integrasi kepentingan pemuda di kota dan desa untuk mengurangi gap atau kesenjangan digital (AG. Sofyan)
Ketua Delegasi Indonesia Y20 Italia 2021 Puteri Komarudin yang juga Anggota Komisi XI DPR RI bersama Lead Co-Chairs T20 Bambang Brodjonegoro, U20 Co-Chair Jabar, Ridwan Kamil, U20 Co-Chair DKI Anies Baswedan mendorong integrasi kepentingan pemuda di kota dan desa untuk mengurangi gap atau kesenjangan digital (AG. Sofyan)
 
SUARAKARYA.ID: Ketua Delegasi Indonesia Y20 Italia 2021 Puteri Anetta Komarudin mendorong integrasi kepentingan pemuda di kota dan desa. Untuk itu dirinya yang hadir mewakili pemuda Indonesia,  sangat mendukung  Presidensi G20 Indonesia 2022 juga direspon positif oleh Provinsi Jawa Barat, selaku Co-Chair Urban 20 (U20) dengan menggelar acara Urban 20 Talks dengan tajuk “Kota, Desa dan Pemuda di Era Digital”, pada Kamis (24/2/2022). 
 
“Pemuda yang tinggal di perkotaan dan pedesaan memang memiliki kebutuhan yang berbeda tetapi bukan berarti penanganannya harus dilakukan terpisah. Keduanya memiliki keterkaitan dan interaksi, baik dari segi ekonomi maupun mobilitas yang saling memengaruhi. Justru, kita
perlu mengutamakan integrasi dan meningkatkan interaksi antara kedua sisi ini,” ujar Puteri Komarudin yang juga Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar ini.
 
Seperti  diketahui, U20 merupakan bagian dari engagement groups KTT G20 bagi para pemimpin daerah di kota-kota negara G20.
 
 
Gubernur DKI Jakarta selaku U20 Co-Chair Anies Baswedan pun menyebutkan isu-isu prioritas dalam U20 Mayor Summit 2022, antara lain pemulihan ekonomi untuk semua lapisan masyarakat, pengembangan hunian yang produktif dan terjangkau untuk kawasan kota, energi terbarukan, mobilitas pergerakan penduduk, kesehatan mental dan ketahanan pandemi, serta masa depan pekerjaan dan lapangan kerja.
 
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua I Bidang Sherpa Track G20 Indonesia Airlangga Hartarto turut mengungkapkan peran pemuda untuk mendorong kemajuan ekonomi digital Indonesia.
 
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua I Bidang Sherpa Track G20 Indonesia Airlangga Hartarto turut mengungkapkan peran pemuda untuk mendorong kemajuan ekonomi digital Indonesia seperti yang disampaikan saat memberi kuliah umum terbuka di UKSW Salatiga awal Januari 2022 (AG. Sofyan)
 
“Dalam 15 tahun ke depan, Indonesia membutuhkan 600 ribu orang memiliki talenta digital per tahun atau total 9 juta orang. Untuk itu, pemerintah pusat melakukan kegiatan peningkatan SDM di kota dan desa agar cepat adaptif terhadap kebutuhan. Pemerintah Provinsi Jabar dan DKI juga kita harapkan dapat mempersiapkan ekosistem digitalisasi untuk mendorong pemuda bekerja di sektor digital,” ungkap Ketua Umum Partai Golkar ini.
 
 
Selain itu, Gubernur Jawa Barat selaku U20 Co-Chair Ridwan Kamil ikut menambahkan bahwa
dengan pemanfaatan disrupsi digital tidak hanya terpusat di daerah perkotaan, tapi juga di desa.
 
“Digitalisasi akan melompatkan Indonesia sebagai negara terdepan, asalkan ekosistem dari peraturan dan pemimpin merangkul pemuda,” kata Kang Emil, sapaan akrabnya.
 
Sementara itu, Lead Co-Chairs T20 Bambang Brodjonegoro menilai pemanfaatan teknologi digital diperlukan untuk membantu kesejahteraan masyarakat secara inklusif. 
 
 
“Kuncinya bukan pada ketersediaan teknologi, tetapi pada skill manusia Indonesia terutama kalangan milenial yang memang sudah sangat adaptif dalam pemakaian teknologi digital. Inilah yang kemudian dalam T20 kita punya task force khusus ekonomi digital,” tutur Bambang.
 
Lebih lanjut, Putkom, sapaan akrab Wakil Rakyat Dapil Jabar VII (Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Purwakarta) ini kembali mengimbau agar pemerintah negara G20 untuk terus mangurangi gap atau kesenjangan digital bagi pemuda sehingga mereka bisa menangkap potensi ekonomi digital secara maksimal.
 
“Pemuda rentan terdampak pandemi Covid-19 secara disproporsional. Dari segi pendidikan, 65 persen pemuda kehilangan pembelajaran (learning loss). Antar negara G20 juga masih
terjadi kesenjangan digital. Belum lagi, pelemahan ekonomi juga menyulitkan pemuda untuk mendapatkan penghasilan. Karenanya, pemerintah G20 perlu atasi kesenjangan ini dan pastikan pemuda memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi bagi pembangunan,” tegas Srikandi Milenial Beringin ini.
 
 
Sulung Ketua DPR RI ke 17, Ade Komarudin ini terus mendorong agar delegasi Indonesia pada forum kepemudaan Y20 2022 terus memperjuangkan kepentingan pemuda dalam 4 (empat) agenda prioritas yaitu Ketenagakerjaan Pemuda, Transformasi Digital, Planet yang Berkelanjutan dan Layak Huni, serta Keberagaman dan Inklusi.***

Editor: Gungde Ariwangsa

Sumber: Liputan Narasumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPR Dorong UMKM Total Manfaatkan Ruang Digital

Jumat, 19 Agustus 2022 | 22:13 WIB

Rambah Kota Solo, Tokocrypto Luncurkan T-Hub Solo

Jumat, 19 Agustus 2022 | 21:10 WIB

Deri Protocol, Produk Derivatif Terbaru di DeFi

Jumat, 19 Agustus 2022 | 11:40 WIB
X