• Jumat, 19 Agustus 2022

Dapat Pujian Jepang Dan UNDP, Menko Airlangga Harap Kartu Prakerja Di G20 Jadi Modelling Negara Berkembang

- Rabu, 9 Februari 2022 | 23:10 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bertekad Program Kartu Prakerja bisa mengangkat Indonesia ke manca negara.  (Kemenko Perekonomian)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bertekad Program Kartu Prakerja bisa mengangkat Indonesia ke manca negara. (Kemenko Perekonomian)

 

SUARAKARYA.ID: Pemerintah Jepang dan United Nations Development Programme (UNDP) mengapresiasi komitmen Pemerintah Indonesia melanjutkan Program Kartu Prakerja.

Tim peneliti independen Presisi Indonesia, yang didukung oleh Pemerintah Jepang dan United UNDP dalam pelaksanaan penelitiannya, memaparkan dampak positif secara masif bagi angkatan kerja di Indonesia berdasarkan hasil evaluasi Program Kartu Prakerja.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, pengakuan itu menujukkan, Program Kartu Prakerja menjadi cerita sukses Indonesia dalam berinovasi dan bertransformasi digital dan saat ini terbukti mampu menjadi salah satu penyokong masyarakat di masa pandemi.

Mengingat hal itu maka Menko Airlangga bertekad Program Kartu Prakerja bisa mengangkat Indonesia ke manca negara.

Karena itu Menko Airlangga, berharap dalam Presidensi G20 Indonesia tahun ini, Program Kartu Prakerja dapat menjadi modelling di negara-negara berkembang lainnya.

"Semua ini terjadi dalam kurun waktu kurang dari dua tahun dan tentu ekosistem ini akan terus terus berkembang serta memberikan nilai dan manfaat yang lebih besar bagi angkatan kerja di Indonesia,” kata Menko Airlangga.

Seluruh penerima kartu prakerja mendapatkan pelatihan dan insentif yang merupakan bagian dari perlindungan sosial. Program ini juga telah mendapat apresiasi dari berbagai pihak dan dampak positifnya terbukti secara ilmiah.

“Program Kartu Prakerja adalah bentuk inovasi dalam pelayanan publik untuk menyalurkan bantuan program secara masif kepada seluruh masyarakat Indonesia. Ini semua dapat dilakukan dengan inovasi Pemerintah dalam menerapkan sistem end to end digital dan menggunakan teknologi berbasis cloud,” jelas Menko Airlangga dalam webinar yang diselenggarakan oleh Program Management Office (PMO) Kartu Prakerja dan Kompas dengan mengambil tema “Impact Evaluation of Kartu Prakerja as Covid-19 Recovery”, Rabu (9/2/2022).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut yakni Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Mohammad Rudy Salahuddin, Resident Representative UNDP Norimasa Shimomura, Direktur Ketenagakerjaan Bappenas Mahatmi Parwitasari Saronto, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari, Professor Chris Manning dari Australian National University, dan Tim Peneliti Presisi.

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Sumber: ekon.go.id

Tags

Terkini

X