• Minggu, 2 Oktober 2022

Optimisme Dunia Usaha Sikapi UU Cipta Kerja Jamin Reformasi Struktural Iklim Berusaha

- Rabu, 9 Februari 2022 | 11:11 WIB
Airlangga Hartarto. (Dok Kemenko Ekonomi.)
Airlangga Hartarto. (Dok Kemenko Ekonomi.)

JAKARTA: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa kalangan investor dan berbagai negara sangat menunggu reformasi struktural yang tengah dilakukan Indonesia melalui revisi Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

“Dengan proses perbaikan yang ada, kami percaya bahwa revisi UU Cipta Kerja ini dapat dilakukan lebih cepat dari tenggang waktu yang diberikan oleh MK,” ujar Menko Airlangga dalam acara After Noon Tea ke-8 Kompas Collaboration Forum, Jumat (4/2/2022), dirilis Kemenko Ekon, Selasa (8/2/2022).

Menurut Menko Airlangga, yang hadir sebagai pembicara utama, reformasi struktural yang tengah dilakukan Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja cukup banyak mendapatkan atensi publik. Termasuk, menyusul adanya gugatan UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca Juga: BPS: Ekonomi Indonesia Triwulan IV 2021 Tumbuh 5,02 Persen YoY

Setelah UU Cipta Kerja dinyatakan inkonstitusional bersyarat oleh MK, Pemerintah terus melakukan berbagai upaya penyempurnaan untuk menjaga kepastian iklim berusaha dan memastikan tetap berjalannya reformasi struktural.

Salah satu langkah penyempurnaan yang dilakukan pemeritah, yakni dengan melakukan revisi atas UU Nomor 12 Tahun 2011 untuk mengatur metode omnibus sebagai landasan hukum yang baku dalam pembentukan peraturan perundang-undangan. Termasuk, memasukkan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan dengan metode omnibus.

Pemerintah juga berupaya maksimal meningkatkan partisipasi publik (meaningful participation) untuk memenuhi hak masyarakat, yakni hak untuk didengarkan pendapatnya (right to be heard), hak untuk dipertimbangkan pendapatnya (right to be considered), dan hak untuk mendapatkan penjelasan atau jawaban atas pendapat yang diberikan (right to be explained).

Baca Juga: Airlangga Optimis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2022 Berlanjut Makin Membaik

Dalam kajian atas substansi, pemerintah dan DPR selaku pembuat undang-undang dalam melakukan perbaikan proses pembentukan UU Cipta Kerja memiliki kesempatan untuk mengkaji kembali beberapa substansi yang menjadi keberatan dari beberapa kelompok masyarakat.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Terkini

Pemerintah Turunkan Harga BBM Jenis Pertamax

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 06:40 WIB

Masih Banyak Pelaku UMKM di Boyolali Enggan Ajukan KUR

Jumat, 30 September 2022 | 21:48 WIB
X