• Jumat, 20 Mei 2022

PLN-PAL Indonesia, Bersinergi Bangun Pembangkit Listrik di Kapal Tongkang

- Jumat, 28 Januari 2022 | 22:36 WIB
  Jajaran PT PLN (Persero) dan PT PAL Indonesia saat berada di galangan kapal terbesar di Indonesia tersebut.
Jajaran PT PLN (Persero) dan PT PAL Indonesia saat berada di galangan kapal terbesar di Indonesia tersebut.

SURABAYA: Dua perusahaan plat merah berkolaborasi membangun Pembangkit Listrik Kapal atau Mobile Power Plant (MPP) modern. Sinergi PT PLN (Persero) dengan PT PAL Indonesia ini menjadi tonggak revolusioner dari pembangunan pembangkit listrik mobile berupa Barge Mounted Power Plant (BMPP), atau pembangkit listrik yang dipasang pada kapal tongkang.

Menurut Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, khusus di wilayah timur Indonesia keberadaan MPP tipe Barge Mounted Power Plant buatan PT PAL Indonesia ini akan menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan listrik daerah terpencil. "Pencanangan program ini dalam rangka memenuhi pasokan listrik dalam waktu yang singkat dan bersifat sementara," ujarnya, Jum'at (28/1/2022).

Di pihak PLN, kehadiran MPP ini diharapkan bisa mendorong reserve margin dan menaikkan rasio elektrifikasi secara cepat serta memungkinkan untuk dipindahkan ke tempat yang lebih memerlukan. Hasil kerjasama dengan PT PAL Indonesia diharapkan bisa mengatasi solusi kelistrikan di remote area yang dominan banyak tersebar di wilayah kepulauan Indonesia timur.

Baca Juga: PLN Siap Tancapkan 49 Tower SUTET Di TN Baluran

BMPP tahap pertama yang dikembangan PLN melalui anak usahanya PT Indonesia Power yang bersinergi dengan PT PAL ini diberi nama BMPP Nusantara 1. Pembangkit mobile berkapasitas 60 MW (Mega Watt) ini telah selesai dan segera menuju ke Ambon, Maluku ditandai dengan acara Delivery to Site (Sail Away) BMPP Nusantara 1, yang dilaksanakan di dermaga bandar barat Divisi Kapal Niaga PT PAL Indonesia.

Kebutuhan listrik di wilayah Ambon, kata Darmawan, selama ini mencapai 63,6 MW. "Dengan masuknya BMPP Nusantara 1 maka sistem kelistrikan di wilayah Ambon akan semakin solid karena sepenuhnya akan dikelola oleh PLN Group," ujarnya.

Pembangkit Listrik Kapal ini berkapasitas 60 MW dan dilengkapi dengan teknologi dual fuel dalam mengakomodir fleksibilitas ketersediaan bahan bakar. Dengan daya yang besar maka menjadi solusi untuk melistriki area atau wilayah yang mengalami defisit tenaga listrik.

Baca Juga: PLN Beri Pemahaman Tentang Rencana Pembangunan Transmisi JBC 500 KV Yang Menggunakan Kabel Laut

Pihaknya berharap, BMPP Nusantara 1 dapat beroperasi dengan handal efisien dan tepat waktu, dalam mendukung system kelistrikan wilayah Ambon. Proyek senilai Rp997 miliar ini akan beroperasi secara komersial/commercial on date (COD) pada Maret 2022 mendatang.

Halaman:

Editor: Andira

Tags

Terkini

Bank DKI Raih Penghargaan TOP BUMD 2022

Kamis, 19 Mei 2022 | 19:29 WIB
X