• Senin, 5 Desember 2022

Golkar: KUR Untuk Alumni Kartu Prakerja Dorong Percepat Pemulihan UMKM

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 16:07 WIB
Anggota Komisi XI DPR RI, Puteri Anetta Komarudin menerima buku capaian kinerja Menko Perekonomian yang juga Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto
Anggota Komisi XI DPR RI, Puteri Anetta Komarudin menerima buku capaian kinerja Menko Perekonomian yang juga Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto

JAKARTA: Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang menyasar alumni program Kartu Prakerja menjadi bukti keseriusan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto untuk mengembangkan stimulus yang saling terintegrasi guna meningkatkan kapasitas wirausaha bagi masyarakat.

Anggota Komisi XI Fraksi Partai Golkar DPR RI, Puteri Anetta Komarudin menilai, ketika para alumni Program Kartu Prakerja sudah mulai membuka usaha, maka pembiayaan usaha mereka dapat ditopang melalui skema KUR dengan suku bunga yang rendah dan tanpa jaminan atau agunan.

"Inisiatif yang dirumuskan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto merupakan kombinasi yang tepat untuk mendorong pemulihan sektor UMKM yang terdampak pandemi," ujar Puteri kepada wartawan di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (14/1/2022).

Terlebih lagi, program KUR menjadi sangat penting untuk memperkuat sektor UMKM sebagai pilar penyangga perekonomian nasional.

Success story program ini sepanjang 2021 dengan pembiayaan KUR telah mencapai Rp280,17 Triliun dan diberikan kepada 7,38 juta debitur.

Menurut Putkom, panggilan akrab politisi Milenial Beringin ini, Menko Airlangga bahkan telah meningkatkan alokasi pembiayaan KUR menjadi Rp373,17 Triliun. Harapannya, stimulus ini dapat terealisasi secara optimal guna menggenjot pemulihan ekonomi nasional.

"Tak hanya itu, selama ini program Kartu Prakerja yang dimotori oleh Menko Perekonomian Bapak Airlangga Hartarto juga terbukti sukses dalam meningkatkan kompetensi usaha sekaligus berdampak mengurangi jumlah pengangguran," ungkap Anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR RI ini.

Hal ini karena program Kartu Prakerja telah memberikan manfaat kepada 5,9 juta penerima sepanjang tahun 2021. Hasil survei BPS pun menyebut 87,2 persen penerima menyatakan pelatihan lewat program ini bisa meningkatkan keterampilan kerjanya.

"Anggaran sebesar Rp11 Triliun untuk program Kartu Prakerja harus bisa dimanfaatkan secara optimal guna melanjutkan kesuksesan program ini sebagai jaring pengaman sosial dan peningkatan keterampilan usaha bagi penerimanya," kata Puteri sulung Ketua DPR RI ke 17 ini.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Terkini

Penghujung Tahun, Bank Jatim Raih Penghargaan Lagi

Jumat, 2 Desember 2022 | 15:48 WIB
X