• Selasa, 25 Januari 2022

Menko Airlangga: Wayang Diakui UNESCO, Landasan Bangkitkan Industri Kreatif Kebanggaan Indonesia

- Jumat, 14 Januari 2022 | 20:40 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri secara virtual pada acara Wayang Youth Festival, Kamis (13/1/2022)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri secara virtual pada acara Wayang Youth Festival, Kamis (13/1/2022)

JAKARTA: Wayang Kulit Indonesia telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia yang Mengagumkan. Hal ini bukan saja diangkat dan terus dilestarikan namun juga bisa menjadi landasan membangkitkan industri kreatif sekaligus menanamkan kebanggaan bagi anak muda dalam menciptakan konten-konten industri kreatif digital.

Karena itulah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi sekali acara Wayang Youth Festival.

Bahkan Menko Airlangga berharap program Wayang Youth Festival ini bisa terus dilanjutkan dalam bentuk inkubasi untuk memberikan pendampingan, pelatihan, dan pembiayaan bagi para pelaku industri kreatif lokal hingga mereka mampu menghasilkan karya asli Indonesia yang menarik mata dunia dan menguntungkan secara ekonomi.

“Untuk itu, saya sangat mengapresiasi sekali acara Wayang Youth Festival untuk membangkitkan industri kreatif Indonesia yang sekaligus menanamkan kebanggaan bagi anak muda kita untuk menciptakan karya yang memiliki nafas, identitas, dan budaya asli Indonesia sehingga kita tampil berbeda dari konten luar negeri,” ujar Menko Airlangga secara virtual pada acara Wayang Youth Festival, Kamis (13/1/2022).

Ditegaskan oleh Menko Airlangga, Indonesia merupakan pangsa yang sangat besar untuk konten-konten industri kreatif digital, di mana menurut data We Are Social jumlah pengguna internet di Indonesia pada tahun 2021 mencapai 202,6 juta jiwa atau 73,7% dari populasi dan 98,5% dari jumlah tersebut menonton video online.

Saat ini terdapat sekitar lebih dari 8,2 juta jumlah usaha kreatif di Indonesia yang didominasi oleh usaha kuliner, fashion, dan kriya. Selain itu, terdapat 4 sub sektor ekonomi kreatif dengan pertumbuhan tercepat yaitu film, animasi, dan video, seni pertunjukan, dan desain komunikasi visual. Pertumbuhan yang pesat di sektor ini didukung oleh semakin tingginya adopsi teknologi digital di masyarakat.

Berdasarkan publikasi Kemenparekraf, tercatat pada tahun 2019 sub sektor ekonomi kreatif menyumbangkan Rp1.153,4 Triliun PDB atau 7,3% terhadap total PDB Nasional, 15,2% tenaga kerja, dan 11,9% ekspor.

Keunggulan di pasar domestik ini menjadi peluang bagi anak-anak bangsa untuk dapat menampilkan konten kreatif dan mendapatkan manfaat ekonomi. Namun demikian, harus siap untuk bersaing dengan banjirnya konten-konten dari luar negeri.

“Kita harus dapat menghadapi krisis identitas dan budaya akibat masifnya konten tayangan budaya luar yang masih mendominasi di Indonesia dengan berbagai produk atau konten kreatif hasil anak bangsa kita sendiri,” ujar Menko Airlangga.

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa SH

Terkini

Kementan Perluas Pasar Dan Maksimalkan Pelatihan

Minggu, 23 Januari 2022 | 08:39 WIB

Petani Dan Penyuluh Kunci Sukses Pembangunan Pertanian

Minggu, 23 Januari 2022 | 08:32 WIB

Rapat Kerja Bank BTN Tahun 2022

Jumat, 21 Januari 2022 | 16:08 WIB
X