• Sabtu, 1 Oktober 2022

Ekosistem Digital Mampu Sinergikan IKM Alat Angkut Dengan Industri Besar Otomotif

- Jumat, 10 Desember 2021 | 22:56 WIB
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita

Pada Januari-September 2021, jumlah penjualan kendaraan roda empat atau lebih di dalam negeri mencapai 627.545 unit dan total unit penjualan kendaraan roda dua di dalam negeri sebesar 3.761.407 unit.

“Peningkatan TKDN diharapkan berdampak pada luasnya peluang bagi para IKM, terlebih apabila didukung dengan peningkatan produktivitas melalui implementasi ekosistem industri 4.0 dalam proses produksi," beber AGK.

Menurutnya, IKM harus terus meningkatkan kemampuan dan kualitas produknya dengan mengikuti perkembangan teknologi terkini. Hal ini sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024 dengan major project berupa perluasan adaptasi dan pemanfaatan industri 4.0 untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, kontribusi nilai tambah, daya saing dan keberlanjutan industri nasional, sehingga diharapkan berdampak pada peningkatan kontribusi industri dalam PDB.

Menperin mengapresiasi upaya industri besar otomotif nasional seperti PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), PT. Astra Honda Motor (AHM), PT. Komatsu Indonesia, dan juga Tier 1 industri otomotif yang selama ini telah menjalin kemitraan dengan IKM serta atas dukungannya pada pertumbuhan industri otomotif dalam negeri melalui penciptaan ekosistem berbasis teknologi 4.0.

"Ekosistem industri 4.0 yang ingin kita bangun tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi berbagai stakeholder antara lain pemerintah sebagai regulator percepatan transformasi industri 4.0, technical provider sebagai penyedia teknologi industri 4.0, investor, consultant, dan juga akademisi sebagai mesin pencetak SDM dan inovasi industri 4.0," ungkapnya.

Sementara itu, Plt. Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita mengungkapkan Kemenperin akan mengembangkan ekosistem industri 4.0 di Sentra Logam Kabupaten Tegal guna mendukung produktivitas IKM alat angkut di daerah tersebut, yang sebagian besar merupakan supplier dari Agen Pemegang Merk (APM) kendaraan bermotor roda dua, roda empat, dan alat berat.

"Kemenperin telah melaksanakan program penerapan industri 4.0 bagi IKM alat angkut melalui Pendampingan Implementasi Penerapan Teknologi 4.0 dengan pilot project pada PT. Bimuda Karya Teknik (BKT), yaitu IKM yang telah menjadi supplier dari PT. Metindo Era Sakti (MES) sebagai Tier 1 dari PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN)," ungkap Reni.

Dalam pilot project tersebut, kata Reni, telah dilakukan pemasangan sensor IoT (Internet of Things) pada mesin produksi PT. BKT yang disertai dengan pendampingan Tenaga Ahli. Dengan demikian, saat ini PT. MES dapat melihat progress order di PT. BKT secara real time.

Reni juga mengapresiasi para supplier dari PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia, PT. Astra Honda Motor, dan PT. Komatsu Indonesia yang hadir pada acara Kick Off ini, sehingga dapat melihat secara langsung terkait potensi dan kemampuan IKM alat angkut di Kabupaten Tegal.***

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa SH

Terkini

Pemerintah Turunkan Harga BBM Jenis Pertamax

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 06:40 WIB

Masih Banyak Pelaku UMKM di Boyolali Enggan Ajukan KUR

Jumat, 30 September 2022 | 21:48 WIB
X