• Sabtu, 20 Agustus 2022

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Kemenperin Gencar Vaksinasi Pelaku IKM

- Kamis, 4 November 2021 | 06:10 WIB
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di ekosistem IKM yang difasilitasi Kemenperin di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung (Ist)
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di ekosistem IKM yang difasilitasi Kemenperin di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung (Ist)

PESAWARAN: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya memberikan dukungan terhadap para para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) tanah air, terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19 yang memengaruhi kondisi IKM. Salah satu upaya yang diambil adalah melalui percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi IKM.

Plt. Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita mengatakan, vaksinasi bagi para pelaku IKM dilakukan, mengingat sektor tersebut berkontribusi banyak terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Tercatat IKM menyumbang 21,47 persen terhadap nilai output industri nasional, dengan jumlah 4,4 juta unit usaha.

"Upaya vaksinasi untuk para pelaku IKM sangat penting, mengingat sektor ini mendominasi total tenaga kerja industri nasional. Pada 2020, total tenaga kerja IKM mencapai 10,36 juta orang, atau 66,25% dari 15,63 juta total tenaga kerja industri di Indonesia,” kata Plt. Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kemenperin Reni Yanita saat meninjau pelaksanaan vaksinasi IKM di Kabupaten Pesawaran, Lampung (1/11/2021).

Vaksinasi bagi para pelaku IKM kali ini dilaksanakan di Galeri atau Sentra IKM Tapis Negeri Katon Kabupaten Pesawaran, Lampung. Sentra IKM tersebut dibangun melalui Dana Alokasi Khusus Bidang IKM pada tahun 2018.

Pelaksanaan vaksinasi dilakukan dengan kolaborasi bersama pemerintah kabupaten, dinas perindustrian setempat, dan dinas kesehatan Kabupaten Pesawaran dengan target 1.000 orang akseptor.

“Melalui pelaksanaan vaksinasi ini, para pelaku IKM beserta keluarga yang telah divaksin mendapat perlindungan, sehingga dapat melanjutkan aktivitasnya di sentra tenun Negeri Kedaton, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) 5M yang ketat, ujar Reni..

Selain itu, sebagai upaya untuk meningkatkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat, terutama para pelaku IKM, Kemenperin juga aktif mengambil bagian dalam gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang digagas oleh Presiden Joko Widodo.

"Tahun 2022 yang akan datang, Kemenperin kembali ditunjuk menjadi salah satu campaign manager Gerakan BBI. Tahun depan, kami akan menggelar Gerakan BBI bagi IKM bertemakan Pesona IKM Provinsi Lampung," ungkap Reni.

Dalam rangka meningkatkan daya saing IKM tersebut, Kemenperin secara konsisten menggelar beragam program yang mencakup lima aspek, yaitu akses pembiayan, akses sumber bahan baku atau bahan penolong, fasilitasi teknologi dan sarana prasarana produksi, kualitas produk dan keahlian SDM, serta perluasan akses pasar.***

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Terkini

DPR Dorong UMKM Total Manfaatkan Ruang Digital

Jumat, 19 Agustus 2022 | 22:13 WIB

Rambah Kota Solo, Tokocrypto Luncurkan T-Hub Solo

Jumat, 19 Agustus 2022 | 21:10 WIB

Deri Protocol, Produk Derivatif Terbaru di DeFi

Jumat, 19 Agustus 2022 | 11:40 WIB
X