Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal Unggul, Kemenperin Serahkan SNI Cangkul

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 05:48 WIB
Plt. Dirjen Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenp6, Reni Yanita menyerahkan secara simbolis Sertifikat SNI Cangkul kepada PT. Mekarmaju Jaya Abadi (merek cangkul Kepiting Pusaka) di Jakarta
Plt. Dirjen Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenp6, Reni Yanita menyerahkan secara simbolis Sertifikat SNI Cangkul kepada PT. Mekarmaju Jaya Abadi (merek cangkul Kepiting Pusaka) di Jakarta

JAKARTA: Kementerian Perindustrian konsisten mendukung peningkatan daya saing industri nasional melalui pengoptimalan penggunaan produk lokal. Salah satu langkah strategis yang telah dijalankan adalah memberikan program pembinaan dan pendampingan kepada pelaku industri kecil dan menengah (IKM) dalam penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) agar produknya semakin berkualitas.

“SNI berfungsi memberikan perlindungan dan jaminan kualitas kepada konsumen atas keamanan, keselamatan, kesehatan dan lingkungan hidup (K3L)," ujar Plt. Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita di Jakarta, Senin (25/10/2021).

Reni menjelaskan, SNI juga berperan sebagai salah satu instrumen dalam rangka menjalankan strategi pencapaian target substitusi impor hingga 35 persen pada tahun 2022. Hal ini sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi nasional akibat imbas pandemi Covid-19.

“Bagi industri, SNI merupakan nilai tambah, yakni jaminan kualitas pada produk yang diproduksi dan dipasarkan sehingga dapat menembus pasar dengan lebih mudah,” jelasnya.

Wujud dukungan terhadap penerapan SNI, Ditjen IKMA menyelenggarakan acara Penyerahan Sertifikat SNI Cangkul Dalam Negeri kepada PT. Mekarmaju Jaya Abadi (merek cangkul Kepiting Pusaka) dan PT. Indobaja Primamurni (merek cangkul Barong).

"Kedua perusahaan tersebut telah membuktikan kualitas produknya dengan memenuhi persyaratan teknis produk sesuai SNI 0331:2018 (Cangkul Syarat Mutu dan Metode Uji)," ungkap Reni.

Ditjen IKMA Kemenperin, kata dia telah menyelenggarakan beragam pembinaan khususnya di Desa Mekarmaju, Kabupaten Bandung sejak tahun 2018. Kegiatan ini guna mendukung daya saing IKM perkakas tangan.

"Kami berikan fasilitasi secara bertahap mulai dari pendampingan penerapan SNI, fasilitasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), kemitraan, inisiasi pendirian Material Center, dan sertifikasi SNI," sebut Reni.

Pendampingan sertifikasi SNI Cangkul di Desa Mekarmaju turut melibatkan Balai Besar Logam dan Mesin (BBLM) Kemenperin sebagai LSPro dalam melakukan sertifikasi sampai diterbitnya Sertifikat Kesesuaian. Nilai TKDN dari cangkul produk PT. Indobaja Primamurni dan PT. Mekarmaju Jaya Abadi, masing-masing sudah mencapai 58,19% dan 51,96%.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Terkini

SDM Unggul Kunci Utama Pembangunan Pertanian

Rabu, 1 Februari 2023 | 14:36 WIB
X